Polres Flores Timur Gelar Pasukan, 328 Personil Amankan Semana Santa Larantuka - FloresPos Net

Polres Flores Timur Gelar Pasukan, 328 Personil Amankan Semana Santa Larantuka

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Flores Timur Gelar Pasukan, 328 Personil Amankan Semana Santa Larantuka

Polres Flores Timur Gelar Pasukan, 328 Personil Amankan Semana Santa Larantuka

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Polres Flores Timur, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar apel Pasukan Pengamanan Semana Santa Tahun 2025, di Lapangan Apel Mapolres setempat, Selasa (15/4/2025). Operasi pengamanan akan berlangsung selama 15 hari hingga 30 April 2025.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Waka Polres Flores Timur, Kompol Theosasar Ngulu, S.Sos. MM. Selain Polres, hadir mengikuti apel , para utusan personil Kodim 1624/Flotim, TNI AL, TNI AU, Polair Polda NTT, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan BPBD Flores Timur.

“Hari ini secara serempak di wilayah Polda NTT kita apel gelar pasukan Pengamanan Semana Santa 2025. Khusus Semana Santa Larantuka, Polres Flores Timur, menurunkan 328 personil,” kata Kompol Theo Ngulu kepada wartawan usai apel.

“Semua personil Polres Flores Timur kita turunkan karena ada pengamanan laut, darat, dan juga patroli mobile,” tambahnya.

Kompol Theo Ngulu menjelaskan, selain personil Polres Flores Timur, Pengamanan Semana Santa Larantuka juga dibantu oleh Brimob Polda NTT terdiri dari 8 orang personil Jibom dan 30 personil Brimob Maumere, Kodim 1624/Flotim, TNI AU dan dinas terkait dari Pemerintah Daerah Flores Timur.

Kompo Theo Ngulu mengatakan, Pos Pengamanan Semana Santa Larantuka, pihaknya menyiapkan dan menempatkan para personil pengamanan pada lima titik.

Baca Juga :  Agus Boli Belum Penuhi Panggilan, Indra Prabowo: Proses Hukum Terus Berjalan

“Sistem pengamanan yang kita laksanakan dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi lapangan, kami juga minta bantuan masyarakat yang tinggal di dekat pantai untuk bisa sediakan tempat parkir,” katanya.

Lima titik dimaksud, kata Kompol Theo Ngulu, yakni Pos Terpadu Gereja Katedral Larantuka dan sekitarnya, Pos KPPP Pelabuhan Larantuka, Pos Pasar Inpres Larantuka, Pos Bandara Watowiti dan Pos Terminal Lamawalang.

“Selain itu, kami melakukan patrol pada sore, malam dan dini hari. Penegakanan hukum akan kita lakukan jika ada tindakan-tindakan menjurus pidana. Ini pasti kita amanan untuk diproses. Tidak ada tawar,” katanya.

Kompol Theo Ngulu lebih lanjut mengatakan, untuk pengamanan laut saat pengamanan laut hingga Prosesi Laut pada Jumat Agung, akan ada personil Polair dan TNI AL melakukan patrol mulai Wureh, Adonara hingga Solor.

Kompol Theo Ngulu mengimbau umat dan para peziarah terutama yang menggunakan armada kapal untuk mendaftar di Syabandar. Karena kapal-kapal yang tidak terdaftar, tidak mempunyai tanda pengenal dan melebih kapasitas muatan akan ditertibkan atau tidak diizinkan untuk mengikuti Prosesi Laut.

“Kita imbau armada kapal bisa daftar di Syabandar untuk mendapatkan pengarah mengenai kapal muatan dan tanda peserta armada. Kita lakukan ini demi keamanan dan kenyaman selama mengikuti Prosesi Laut Semana Santa di Larantuka. Secara teknis di laut kita akan kawal dengan sistem buka sayap dengan tujuan kapal-kapal dari luar akan kita halau,” katanya.

Baca Juga :  Pilkada Ende, Djafar Bilang Sani Sosok Wabup yang Sudah Disiapkan

Kompol Theo Ngulu juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Flores Timur untuk tetap dan terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama Semana Santa. Tidak membuat kegaduhan dan keributan yang dapat mengganggu situasi dan kondisi khusuk selama Semana Santa.

Hadir dalam apel gelar Pasukan Pengamanan Semana Santa tersebut, Ketua DPRD Flores Timur, Albertus Ola Sinour, para pimpinan TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, dr. Agustinus Ogie Silimalar.

Sementara pantauan Florespos.net, Selasa (15/4/2025) pagi, umat Katolik dan suku-suku Semana tengah melaksanakan tradisi tikam turo atau pemancangan tiang-tiang lilin di sepanjang jalur prosesi.

Arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur tersebut sedang dalam kondisi buka tutup.

“Saat ini, jalur prosesi kita sistem buka tutup arus lalu lintas pada pagi dan siang hari. Arus lalu lintas jalur prosesi akan kita tutup pada Kamis ini. Semua kendaraan melalui jalur Jalan Tiga,” pungkas Wakapolres Theo Ngulu. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru