Uskup Budi Kleden: Reba Adalah Nilai yang Perlu Diteruskan - FloresPos Net

Uskup Budi Kleden: Reba Adalah Nilai yang Perlu Diteruskan

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 10:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uskup Agung Ende Mgr. Paul Budi Kleden Saat Menari Adat O Uwi pada Reba Langa

Uskup Agung Ende Mgr. Paul Budi Kleden Saat Menari Adat O Uwi pada Reba Langa

BAJAWA, FLORESPOS.net-Uskup Agung Ende Mgr.Paul Budi Kleden mengatakan sangat senang dan terkesan karena hampir semua dari anak kecil hingga orang dewasa menggunakan pakaian adat Bajawa.

Hal ini merupakan pernyataan yang menunjukkan, bahwa masyarakat adat setempat meneruskan apa yang dianggap baik di mana telah diterima dari leluhur untuk diteruskan pada generasi muda, kata Uskup Budi Kleden dalam sambutannya pada acara Pembukaan Reba Langa di Kampung Bomuzi, Desa Bomari, Kecamatan Bajawa, Rabu (15/1/2025).

Baca Juga :  PDI Perjuangan Rayakan Natal Nasional Bersama Penyintas Lewotobi di Flores Timur

Uskup Budi Kleden juga terkesan dengan perpaduan koor, musik dan tarian inkulturasi yang ditampilkan. “Keharmonisan, keselarasan juga keterpaduan satu dengan yang lain merupakan sebuah nilai yang harusnya diteruskan kepada generasi muda,” katanya.

Kata Uskup Budi Kleden, keharmonisan dalam keluarga, suku juga keharmonisan dalam berpraroki. “Kasih persaudaraan merupakan persatuan dan ada tiga hal yang harus diperhatikan bila ingin memperkuat persatuan yakni mempunyai tujuan yang sama untuk keluarga, suku, kampung juga Paroki.”

Hal lain, kata Uskup Budi Kleden, adalah “harus ada kesediaan untuk bertanggung jawab dalam tugas yang diberikan baik dalam rumah adat, kampung atau paroki.”

Baca Juga :  Besok, Pemakaman Uskup Sensi, ASN dan Sekolah di Ende Diliburkan

“Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing terjadi kesalahan atau kekeliruan harus ada kerendahan hati untuk minta maaf telah terjadi kesalahan,” kata Uskup Budi Kleden.

Uskup Budi Kleden mengatakan, “perayaan Reba mempersatukan ikatan persaudaraan sehingga sungguh bermanfaat, berguna dan menjadi berkah bagi semua orang termasuk generasi muda penerus.”

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Berita ini 523 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA