Gunung Api Iya di Ende Turun Status dari Siaga ke Waspada - FloresPos Net

Gunung Api Iya di Ende Turun Status dari Siaga ke Waspada

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2025 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Badan Geologi mengumumkan status Gunung Api Iya di Kabupaten Ende, Provinsi NTT yang pada akhir tahun 2024 lalu naik hingga ke level III Siaga kini turun ke level II Waspada berdasarkan pengamatan terakhir pada 8 Januari 2025.

Informasi ini disampaikan Badan Geologi melalui rilis resminya yang diterima pada Kamis (9/1/2025) pukul 18.00 Wita.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid dalam rilis resmi itu mengatakan hasil evaluasi aktivitas Gunung Iya, periode 1-7 Januari 2025, Pemantauan Visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal tinggi sekitar 10-200 meter dari puncak.

Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah utara, timur laut, selatan, barat daya, barat dan barat laut.

Baca Juga :  Peduli Kasih, Sekami-Sekar Paroki Reo Berbagi dengan Difabel, Lansia, dan ODGJ

Berdasarkan pengamatan Instrumental kegempaan yang terekam pada periode 1-7 Januari 2025 yaitu 1 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 52 kali Gempa Vulkanik Dalam, 31 kali Gempa Tektonik Lokal, 26 kali Gempa Tektonik Jauh dan Gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.1-1 mm dominan 0.9 mm.

Berdasarkan pengamatan visual dan instrumental, status aktivitas Gunung Iya diturunkan dari Level III (SIAGA) ke Level II (WASPADA), terhitung mulai
tanggal 8 Januari 2025 pukul 18.00 wita.

Meski sudah turun status Badan Geologi tetap mengimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Iya dan pengunjung/wisatawan direkomendasikan tidak melakukan aktivitas, baik darat dan laut di dalam radius 2 km dari kawah aktif Gunung Iya serta tidak mendekati lubang tembusan gas yang berada di sekitar kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.

Baca Juga :  Tarian Yospan dari Papua Ditampilkan di Uniflor, Nelci: Kami Senang Mendapat Apresiasi di Sini

Masyarakat di sekitar Gunung Iya diharap tetap tenang, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Iya, dan senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Kabupaten Ende dan BPBD Provinsi NTT.

Pemerintah Daerah dan BPBD agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung, Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Nusa Tenggara.

Informasi dan perkembangan aktivitas vulkanik G. Iya dapat diakses melalui website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id, website PVMBG https://vsi.esdm.go.id, media sosial PVMBG (Facebook, X, dan Instagram @pvmbg_) atau melalui aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Play Store dan melalui website https://magma.esdm.go.id.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 326 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA