Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai NTT Naik Status Ke Level Waspada - FloresPos Net

Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai NTT Naik Status Ke Level Waspada

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 07:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

View Gunung Api Anak Ranaka dari sisi bagian Utara Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten  Manggarai Timur.

View Gunung Api Anak Ranaka dari sisi bagian Utara Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.

BORONG, FLORESPOS.net-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Badan Geologi mengeluarkan surat peringatan perihal peningkatan aktivitas Gunung Anak Ranaka dari Level I (Normal) menjadi Level 2 (Waspada) terhitung mulai Tanggai 3 Desember 2024 Pukul 08:00 Wita.

Dalam surat yang diterima Florespos.net, Rabu (4/12/2024) hasil evaluasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Ranaka di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, periode 1 November-2 Desember 2024;

1. Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hnigga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah Utara, Barat, dan Barat Laut. Suhu udara sekitar 15 28°C.

2. Pengamatan Instrumental 

Kegempaan yang terekam pada periode ini adalah sebagai berikut: 18 kali gempa Low frequency/LF, 1 kali gempa Vulkanik Dangkal, 25 kali gempa Vulkanik Dalam.

Terekam gempa yang berkaitan dengan aktivitas tektonik, yakni 57 kali gempa Tektonik Lokal dan 132 kali gempa Tektonik Jauh.

Evaluasi 

Pengamatan visual selama periode 1 November 2 Desember 2024 tidak ada anomali asap dari kawah ataupun kubah utama.

Baca Juga :  Pagi Ini Gunung Lewotobi Meletus Lagi, Disertai Guguran Awan Panas

Hasil pengamatan lapangan, teramati asap yang bersumber di bawah kubah di sisi barat laut dan barat daya. Aktivitas asap berwarna putih tipis dengan intensitas lemah.

Kegempaan masih didominasi oleh rekaman yang berkaitan dengan aktivitas tektonik, baik itu berupa gempa Tektonik Lokal maupun Tektonik Jauh dan menunjukkan peningkatan signifikan.

Gempa Low Frequency/LF menunjukkan peningkatan signifikan bila dibandingkan bulan Oktober 2024.

Kemunculan Gempa LF mengindikasikan adanya resonansi aliran fluida (magma/gas/uap air) yang mengisi rongga, pipa atau rekahan di bawah Gunung Anak Ranaka.

Sedangkan kemunculan gempa Vulkanik Dangkal dan Vulkanik Dalam mengindikasikan adanya proses peretakan batuan akibat dari adanya suplai magmatik dangkal dan dalam yang mengubah stress/tekanan pada tubuh Gunung Anak Ranaka.

Rekomendasi 

Berdasarkan data pengamatan visual dan instrumental hingga tanggal 2 Desember 2024 seria dengan mempertimbangkan potens! ancaman bahaya, maka tingkat aktivitas Gunung Anak Ranaka dinaikkan dari Level | (Normal) menjadi Level II (Waspada) terhitung tanggal 3 Desember 2024 pukul 08:00 Wita.

Baca Juga :  Pelanggan Keluhkan Pelayanan Perumda Ende, Kata Heri Gani: Kita Harus Take and Give

Dalam tingkat aktivitas Level Il (Waspada), direkomendasikan sebagai berikut:

  1. Masyarakat di sekitar Gunung Anak Ranaka maupun pengunjung wisatawan/pendaki agar tidak mendekati memasuki dan beraktivitas di dalam radius 1 km dari kawah aktif.
  2. Pemerintah Daerah, BPBD di Kabupaten senantiasa berkoordinas dengan Pos Pengamatan Gunung Anak Ranaka di Desa Waer, Kecamatan Waeril, Kabupaten Manggarai atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (022) 7272606 di Bandung (Provinsi Jawa Barat).
  3. Informasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Ranaka dan gunung api lainnya di Indonesia dapat diakses melalui website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id, website PVMBG hitps://vsiesdm.goid atau melalui aplikas/website Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Play Store atau melalui website https://magma.esdm.go.id serta me media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram pymbg )} mv al.

“Tingkat aktivitas Gunung Anak Ranaka akan dievaluasi kembali secara berkala maupun jika teriadi perubahan aktvitas yang siqnifikan”. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 1,090 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA