Kerang Darah Komoditi Ekspor Terbaru Mabar - FloresPos Net

Kerang Darah Komoditi Ekspor Terbaru Mabar

- Jurnalis

Minggu, 9 Juni 2024 - 20:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kerang darah merupakan komoditi ekspor terbaru sektor pangan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT. Negara tujuan Thailand atau disebut Siam atau Negeri Gajah Putih.

Fatinci Reynilda, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Perikanan (KP2) Mabar belum lama berlalu menanggapi media ini di Labuan Bajo mengatakan kerang darah Manggarai Barat berasal dari Terang Kecamatan Boleng.

Selama tahun 2024, medio Januari-Mei, demikian Kadis yang akrab disapa In itu, kerang darah tersebut sudah 6 kali dikirim ke Thailand sebagai negara tujuan ekspor komoditi dimakaud.

Total kerang darah yang sudah dieksport ke Thailand tersebut selama 2024, medio Januari-Mei sebanyak 6 ton 275 kilogram (kg)

Baca Juga :  Ombudsman NTT Apresiasi Inisiasi DPMPTSP Kabupaten Kupang dalam Menyederhanakan Perizinan

Sedangkan komoditi pangan setempat lain yang menjadi langganan ekspor selama ini, lanjut Kadis In adalah ikan tenggiri dan ikan kerapu. Negara tujuan yaitu Taiwan, Malaysia, dan Singapura.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar NTT, Fatinci Reynilda

Total ikan Tenggiri dan ikan Kerapu asal Manggarai Barat yang diekspor 2024 periode januari-Mei yaitu sebesar 5 ton 543 kg.

Dominan kirim ikan kerapu ke Singapura, Malaysia dan Taiwan. Pengiriman ikan tenggiri juga begitu, ketiga negara tersebut (Singapura, Malaysia, Taiwan). Namun untuk kerang darah kecuali dikirim ke Thailand.

“Kalau untuk ekspor kita kontinyu, ” kata Kadis In.

Sementara ketika disinggung tentang peresediaan pangan lain di Manggarai Barat,

Baca Juga :  Bupati Edi Dorong Pihak Ketiga Kelola Parkir di Manggarai Barat

Kadis In mengungkapkan, untuk sementara stok beras Mabar masih cukup karena bertepatan panen raya di daerah itu selama Mei-Juni 2024, di antaranya di daerah irigasi Lembor, kata Ladis In ketika disentil stok beras dan aneka pangan lain di daerah itu saat sekarang.

Hasil panen padi masyarakat  Mabar yang sekarang sudah diserap oleh Bulog (Badan logistik) setempat 80 ton. Sebanyak 50 ton terserap di Mei 2024, dan terserap di Juni untuk sementara 30 ton.

Menyinggung stok kedelai, jugung, bawang merah dan  bawang putih di Mabar saat ini, Kadis In mengatakan, di lapangan komoditi-komoditi itu selalu ada, katanya. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Dignitas Sang Penjual Bawang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:53 WITA