Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Berkali-kali, Hujan Abu Vulkanik Landa 7 Desa di Flores Timur - FloresPos Net

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Berkali-kali, Hujan Abu Vulkanik Landa 7 Desa di Flores Timur

- Jurnalis

Selasa, 4 Juni 2024 - 11:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. Foto: Wentho Eliando

Hujan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. Foto: Wentho Eliando

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Tujuh desa yang tersebar di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura dilanda hujan abu vulkanik tebal dari letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT.

Tujuh desa dilanda abu vulkanik yang cukup tebal itu, yakni Duli Pali di Kecamatan Ile Bura. Desa Klatonlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Persiapan Padang Pasir, Desa Boru, Desa Nawakote, dan Desa Pululera di Kecamatan Wulanggitang.

Bahkan hembusan angin yang cukup kencang membawa abu vulkanik ke arah barat dan barat daya hingga Desa Hikong dan Kringa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.

Hujan abu vulkanik yang turun cukup tebal itu berlangsung dalam tiga hari terakhir. Dan yang paling parah terjadi sepanjang Minggu dan Senin (2-3/6/2024).

“Abu vulkanik selama tiga hari ini terjadi erupsi terus. Hari ini, berulang kali meletus dan hujan abu vulkanik cukup tebal. Kami selalu waspada,” ungkap Juliana Soge, warga Desa Dulipali kepada wartawan, Senin (3/6/2024) sore.

Hujan Abu Cukup Tebal

Sementara itu, laporan Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BPVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur menyebutkan, selama beberapa hari terakhir Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi.

Baca Juga :  200 Kepala Keluarga Penyintas Lewotobi Mulai Masuk Hunian Sementara

“Sepanjang hari ini (Senin, 3/6/2024) sudah beberapa kali dan sampai pukul 16.14 Wita, terjadi erupsi. Satu kali teramati tinggi kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak erupsi pada sore ini pukul 16.14 Wita,” kata Herman Yosef, Kepala Pos PGA Pululera kepada wartawan, Senin (3/4/2024) petang.

Herman mengatakan, beberapa hari ini erupsi dan hujan abu vulkanik cukup tebal di beberapa desa dan dusun, terutama di Desa Klatonlo. Sementara desa dan dusun lain, ada hujan abu vulkanik, tapi tipis.

“Tercatat kemarin (Minggu, 2/6/2024) sekitar pukul 17.45 Wita, tinggi kolom abu vulkanik 900 meter menuju ke arah barat dan barat daya sehingga sampai Hikong dan Kringa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka,” katanya.

Herman Yosef mengatakan, erupsi yang cukup besar dengan abu vulkanik yang turun begitu tebal terjadi dalam tiga hari terakhir ini. Meski begitu, kata dia, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level II Waspada.

Baca Juga :  Kali Wae Laing di Manggarai Timur Meluap, Warga Satar Padut Mengungsi

PVMBG merekomendasikan agar masyarakat sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 km dari pusat erupsi serta sektoral 3 km arah Utara-Timur Laut dan 5 km pada sektor Timur Laut.

Masyarakat dihimbau agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) juga mesti senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Lewotobi Laki-laki di Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT atau PVMBG, Badan Geologi di Bandung. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak
Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang
Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang
Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter
Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat
Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok
Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:24 WITA

Harapan Tiga SD Pesisir Selatan Flores Timur di Hardiknas–Rehab Ruang Kelas yang Rusak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:03 WITA

Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08 WITA

Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:15 WITA

Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru