Desa Membangun Kota Menata, Anton Hadjon-Matias Enai: Lanjutkan dan Tuntaskan - FloresPos Net

Desa Membangun Kota Menata, Anton Hadjon-Matias Enai: Lanjutkan dan Tuntaskan

- Jurnalis

Sabtu, 2 November 2024 - 15:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur periode 2024-2029, Antonius Hubertus Gege Hadjon dan Matias Werong Enai. Foto: Wentho Eliando

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur periode 2024-2029, Antonius Hubertus Gege Hadjon dan Matias Werong Enai. Foto: Wentho Eliando

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur periode 2024-2029, Antonius Hubertus Gege Hadjon dan Matias Werong Enai atau lebih familiar Paket Breun24 maju dengan visi “Desa Membangun Kota Menata”.

Visi “Desa Membangun Kota Menata”, kata Anton Hadjon dalam setiap kesempatan, merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat Lewotanah baik di daerah maupun berada di luar (diaspora) untuk bersama bergerak membangun Kabupaten Flores Timur yang lebih maju dan berdaya saing.

“Desa Membangun Kota Menata” yang dijabarkan dalam lima misi unggulan, sejatinya juga merupakan visi pembangunan lima tahun saat Anton Hadjon menjadi Bupati Flores Timur pada periode 2017-2022.

Visi Desa Membangun Kota Menata dan lima misi unggulan itu, Selamatkan Orang Muda, Selamatkan Tanaman Rakyat, Selamatkan Laut, Selamatkan Infrastruktur Jalan, dan Reformasi Birokrasi.

Calon Bupati Antonius Hubertus Gege Hadjon yang kini berpasangan dengan Matias Werong Enai sebagai Calon Wakil Bupati diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra ini kembali menyodorkan visi “Desa Membangun, Kota Menata” dengan prioritas lima misi yang sama pula.

Bukan tanpa alasan dan tanpa dasar Anton Hadjon dan Matias Enai menyodorkan visi dan misi itu. Anton Hadjon tentu menyakini betul, ada sejumlah misi yang berjalan saat ia memimpin sebelumnya, seperti misi selamatkan orang muda.

Baca Juga :  Final, Perpustakaan Daerah Flores Timur Dibangun Dua Lantai

Soal selamatkan orang muda tersebut, tentu tidak sedikit orang muda mendapat pelatihan, permodalan kewirausahaan dan beasiswa pendidikan.

Selamatkan tanaman rakyat, program peremajaan dan penjarangan jambu mente boleh jadi berjalan cukup baik di sejumlah wilayah Flores Timur.

“Sebelumnya kita punya program peremajaan dan penjarangan jambu mente. Kita akan lanjutkan dengan tanaman kakao dan beberapa tanaman lainnya,” kata Anton Hadjon saat Debat Perdana Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur pada Rabu (30/10/2024) malam di Gedung OMK St. Caecilia.

Selamatkan Laut boleh jadi ada yang spektakuler. Soal ini, dalam 100 hari kepemimpinan Anton Hadjon bahkan memimpin langsung pemusnahan kapal pembom ikan, memantau langsung penangkaran tukik dan penanaman kembali terumbu karang di sejumlah perairan Kabupaten Flores Timur.

Sejak saat itu, tidak terdengar lagi, ada dentuman bom ikan dan perusakan berbagai biota laut di wilayah perairan Kabupaten Flores Timur.

Selain itu, ada sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Flores Timur yang sulit dijangkau atau masih terisolasi meski belum maksimal sempat diperbaiki dan dibuka jalan-jalan baru.

Baca Juga :  Jelang Hari Pencoblosan, FKUB Rote Ndao Beri Imbauan untuk Masyarakat

Demi meningkatkan daya tarik wisata, selama lima tahun kepemimpinan lalu, Anton Hadjon melakukan perbaikan infrastruktur jalan dan sarana pendukung obyek wisata.

Anton Hadjon mendorong pariwisata berbasis masyarakat dengan menggelar sejumlah festival. Sejumlah festival itu masih dilanjutkan hingga saat ini, sebut saja di antaranya, Festival Nubun Tawa dan Festival Bale Nagi.

Maju sebagai Calon Bupati periode kali ini, selain infrastruktur jalan, dan sarana obyek wisata, untuk meningkatkan daya tarik dan daya dukung wisata Anton Hadjon dan Matias Enai menyodorkan perbanyak event wisata dan festival. “Untuk ini, kita akan buat minimal 5 festival dalam satu tahun,” kata Anton Hadjon.

Kata Anton Hadjon, “selama lima tahun masa kepemimpinan lalu, praktis hanya berjalan selama dua tahun, karena pandemi Covid 19 melanda dunia termasuk kita. Misi dan program-program unggulan tidak bisa berjalan maksimal, karena seluruh pikiran, tenaga, dan anggaran tertuju pada pencegahan dan penanganan Covid 19.”

Mengutip pernyataan penutup Calon Bupati Anton Hadjon saat Debat Perdana Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur, “Uang memang penting dalam politik, tetapi uang bukan satu-satunya hal yang paling penting untuk politik.” Lanjutkan dan tuntaskan, Desa Membangun Kota Menata. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya
Lahan di Tiweria Tidak Layak, Pemkab Ende Ajukan Lahan Baru di Desa Aemuri untuk Sekolah Rakyat
Pedagang Keluhkan Mahalnya Sewa Petak Jualan di Pasar Batu Cermin
Pater Pian Lado Ajak DPP Tebarkan Jala Lebih Dalam, Menyentuh Inti Persoalan Hidup dan Perjuangan Umat
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WITA

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:47 WITA

Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31 WITA

Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Festival Golo Koe 2026 Dibuka: Labuan Bajo Tumbuh Tanpa Kehilangan Akarnya

Berita Terbaru