BAJAWA, FLORESPOS.net – Koordinator Pengawas ( Korwas) Pendidikan Menengah ( Dikmen) Kabupaten Ngada, Alfonsius Kolo pada pembukaan Lomba Festival Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten jenjang SMA Tahun 2024 tingkat Kabupaten Ngada meminta kepada para peserta lomba untuk tidak saja berorientasi pada kejuaraan.
Menurut Alfonsius, setiap peserta yang ditunjuk untuk mewakili sekolahnya pada perlombaan tersebut tentunya telah melewati proses seleksi yang ketat.
Setiap utusan sekolah akan tampil dengan penuh percaya diri dan dapat memperoleh hasil yang memuaskan baik untuk diri sendiri maupun sekolah masing-masing.
Juara sejati adalah mereka yang mampu menerima kekalahan dan mengakui kelebihan orang lain.
Kata Alfonsius, target yang ingin dicapai adalah utusan dari SMA ataupun SMK dari Kabupaten Ngada bisa tembus hingga ke tingkat pusat setelah berproses hingga di tingkat Provinsi nantinya.
Mengatasnamakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dirinya memberikan apresiasi kepada jajaran Kepala Sekolah SMA se Kabupaten Ngada yang tergabung dalam MKKS atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah yang telah bekerja keras melaksanakan kegiatan tersebut yang telah beberapa kali dilakukan dan sukses.
Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, melalui Bupati Ngada dalam mendukung kegiatan pendidikan tingkat SMA dan SMK meminjamkan sebuah gedung yakni Eks kantor BKD Kabupaten Ngada untuk pendidikan menengah sebagai sekretariat Korwas Kabupaten Ngada yang walaupun menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi namun mendapat dukungan dari Pemerintah kabupaten Ngada.
Disampaikan pula profil pendidikan menengah di Kabupaten Ngada di mana terdapat 8 orang pengawas terdiri dari tiga orang pengawas SMK dan 5 orang pengawas SMA.
Jumlah sekolah SMA di Kabupaten Ngada sebanyak 20 sekolah terdiri dari 5 sekolah swasta dan 15 sekolah negeri. Jumlah guru sebanyak 517 orang dan siswa 6.637 siswa.
Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus










