Pekerjaan Presevasi Jalan Gako – Batas Manggarai Melalui Mekanisme E_Katalog - FloresPos Net

Pekerjaan Presevasi Jalan Gako – Batas Manggarai Melalui Mekanisme E_Katalog

- Jurnalis

Senin, 4 Maret 2024 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi NTT PPK 3.4 Provinsi NTT, Edwin Mehator Situngkir, Senin (4/3-2024) di Bajawa menjelaskan bahwa Paket Pekerjaan Preservasi Jalan Nasional tahun 2024 dari Gako, Kabupaten Nagekeo,Malanuza, Bajawa hingga Batas Kabupaten Manggarai yakni di Km.210 tidak melalui proses tender namun menggunakan sistem E_Katalog.

PPK 3.4 Provinsi NTT yang berkantor di Bajawa dan untuk tahun 2024 Pekerjaan Preservasi Jalan Nasional tahun 2024 yang ditangani pihaknya  dengan nilai kontrak Rp26.946.766.000, untuk peningkatan kemantapan jalan di ruas Jalan Nasional Gako-Malanuza-. Bajawa-Batas Kabupaten Manggarai- Km.210.

Edwin Mehator Situngkir menyampaikan, paket pekerjaan ini terdiri dari beberapa lingkup pekerjaan antara lain Pemeliharaan Rutin Kondisi sepanjang 102 Km, lingkup Penunjangan/Holding sepanjang 5,92 Km, lingkup Rehabilitasi Minor Jalan sepanjang 1,9 Km dan lingkup Penanganan Longsoran sepanjang 150 meter.

Paket Pekerjaan Preservasi Jalan Km. 210 – Sp. Bajawa dan Kota Bajawa – Malanuza – Gako berkontrak pada tanggal 26 Januari 2024 dengan masa pelaksanaan 341 hari kelender dan dilaksanakan oleh penyedia Jasa PT. Indoraya Jaya Perkasa. Masa pelaksanaan pekerjaan ini berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

Baca Juga :  Kelompok Tari "Viras do Tio Xico" dari Portugal Hadiri Festival Natar Sikka, Rayakan Dialog Budaya dan Rawat Ingatan Sejarah

Edwin menegaskan, bagi pengguna jalan yang melewati sepanjang ruas jalan Km. 210 – Sp. Bajawa dan Kota Bajawa – Malanuza – Gako agar selalu berhati-hati dan waspada melewati ruas jalan nasional tersebut akibat adanya aktifitas yang ditimbulkan oleh kegiatan pelaksanaan pekerjaan preservasi jalan dilapangan terutama di musim penghujan.

Disamping itu pengguna jalan juga diharapkan selalu waspada terhadap potensi longsor pada titik-titik tertentu yang dapat menjadi ancaman bagi penggunan jalan.

“Kami dari penyelenggara jalan selalu mengingatkan dan mengimbau Penyedia Jasa agar menempatkan rambu-rambu peringatan dan larangan serta mengimplementasikan SMKK (Sistem Manajemen Keselamatan Kerja) dilapangan,”  kata Edwin.

Menurutnya, perkembangan digitalisasi harus pula diikuti oleh penyedia jasa  dan kemungkinan besar sistem  E- Katalog juga untuk pekerjaan jalan di daerah akan diterapkan.

Baca Juga :  Polres Ngada Serahkan Dua Tersangka Kasus TPPO

Rujukan pengadaan barang dan jasa adalah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ( LKPP ) yang setiap waktu terus diperbarui aturannya. LKPP telah membuat sistem E-katalog sehingga semua wajib mengikuti.

PT.Indoraya Jaya Perkasa  yang pada tahun sebelumnya juga menjadi penyedia jasa saat ini maupun kontraktor yang ke depan melakukan pekerjaan  maka selaku PPK hal-hal yang perlu dievaluasi untuk pekerjaan tahun ini adalah agar tidak menghambat maka yang paling utama adalah ketersediaan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan sesuai dengan kontrak terutama peralatan yang bersifat insidentil seperti Loader dan Beku kecil.

Hal lain yang penting adalah  sumber daya manusia dan finansial sehingga tidak terjadi gangguan cash flow.

Dicontohkannya bahwa bila kontraktor yang sama melakukan pekerjaan dengan jenis pekerjaan yang sama maka sering terjadi kendala kekurangan peralatan sehingga mengakibatkan keterlambatan pekerjaan dari target yang telah ditetapkan.*

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 202 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru