Uskup Ruteng Ajak Siapapun untuk Rawat dan Lestarikan Alam - FloresPos Net

Uskup Ruteng Ajak Siapapun untuk Rawat dan Lestarikan Alam

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024 - 13:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –  Uskup Diosis Ruteng, Mgr. Sipri Hormat memberikan stresing khusus sebelum menutup  sidang post Natal, Kamis (11/1/2024).

Uskup Sipri menekankka banyak hal yang kiranya menjadi perhatian perangkat pastoral, paroki-paroki, komunitas-komunitas, dan umat di Keuskupan Ruteng, Flores, NTT.

Dan, salah satunya adalah ajakan untuk menggalakan aksi perawatan dan pelestarian alam ciptaan dalam tahun  Ekologi Integral ini.

Uskup Sipri menyatakan, Allah telah menciptakan universum dengan segala isinya untuk semua makhluk. Tidak ada satu pun yang dikecualikan.

Tetapi fenomena ironis yang terjadi adalah penguasaan yang berlimpah dan serakah terhadap sumber-sumber alam oleh sekelompok kecil orang.

Sementara sebagian besar orang hanya memiliki sedikit atau bahkan tak memiliki apa-apa.

Keserakahan ini mengakibatkan eksploitasi alam dan bencana alam yang korban-korban pertama dan utamanya adalah orang-orang miskin.

Karena itu, Paus Fransiskus mengajak kita untuk secara simultan melakukan perlindungan alam dan perhatian serta komitmen terhadap kaum miskin papa.

Baca Juga :  Di Kota Ruteng, Masih Ada SMP Selenggarakan US Berbasis Kertas dan Pensil

Dikatakan, ekologi berkaitan dengan pembagian yang adil dari sumber-sumber daya alam yang ada di muka bumi ini.

“Oleh sebab itu, saya ajak kita semua dalam tahun ini menggalakkan aksi-aksi perawatan dan pelestarian alam ciptaan sekaligus diakonia terhadap orang-orang rentan di sekitar kita,” katanya.

Komitmen ekologis dan diakonia mengandaikan pembaruan gaya hidup yang ugahari.

Hanya dengan hidup sederhana, tidak materialistis dan konsumtif, kita sedang menjaga keutuhan ciptaan dan dapat berbagi dengan orang miskin dan menderita.

Obsesi konsumsitif membuat orang tidak pernah puas dalam hidupnya.

Sebaliknya ugahari membuat orang “menghargai hal-hal kecil, berterima kasih atas kesempatan yang ditawarkan oleh kehidupan, tanpa kelekatan pada apa yang kita miliki atau kesedihan atas apa yang tidak kita miliki.

Dalam hidup ugahari, orang memiliki barang dunia  secara sedikit, tetapi memiliki rahmat Allah berlimpah-limpah.

Baca Juga :  Luapan Air Kali Dua Desa Terong Rusak Kebun Warga--Rumah di Pemukiman Pernah Terdampak

Dirinya kosong secara materiil sehingga dapat diisi dengan berlimpah-limpah oleh sukacita injili.

Karya pastoral ekologi integral: harmonis, pedagogis, sejahtera (HPS) 2024 kiranya menjadi kidung iman yang indah.

Uskup Sipri menutup stressing ini dengan mengutip Paus Fransiskus dalam surat apostolik Laudate Deum 2013:

‘Jika alam semesta berkembang dalam Allah yang memenuhinya sepenuhnya ada, makna mistis dalam sehelai daun, dalam sebuah lintasan alam, dalam embun, dalam wajah orang miskin. Dunia bernyanyi tentang Cinta yang tak terbatas: bagaimana mungkin kita tidak peduli’?

Sebelumnya, Ketua Komsos Puspas, Rm. Erik Ratu Pr, mengatakan, pada hari terakhir, Kamis (11/1/2024) dibacakan  rekomendasi sidang pastoral, stresing Uskup, dan misa penutupan yang dipadukan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru bersama.

“Semua peserta sidang meninggalkan Ruteng, Jumat (12/1/2024),” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Mahasiswa Baru dan Dosen Uniflor Nyalakan Seribu Lilin untuk Korban Gempa Flores di Malam Penutup PKKMB
Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Minta DPRD Fasilitasi Persoalan Tanah Pembangunan Bendungan Temef
Gempa Susulan Terus Mengguncang Manggarai, Camat Reok Imbau Warga Tetap Waspada
Perempuan PDI Perjuangan Bantu Ratusan Paket Sembako untuk Warga Korban Gempa Flores
Kadis PKO Flores Timur Akui Ada Retakan Dinding SDK Kokang, Akan Koordinasi Lagi dengan SPAB
Tim 9 Intensifkan Data Rumah dan Fasilitas Umum yang Rusak di Kecamatan Reok
Kecamatan Reok Intensifkan Distribusi Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa Tektonik
Peduli Guru Terdampak Gempa, Triputra Group dan Persada Capital Investama Salurkan Bantuan melalui Yapersukma Pusat
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WITA

Mahasiswa Baru dan Dosen Uniflor Nyalakan Seribu Lilin untuk Korban Gempa Flores di Malam Penutup PKKMB

Kamis, 3 September 2026 - 19:12 WITA

Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Minta DPRD Fasilitasi Persoalan Tanah Pembangunan Bendungan Temef

Kamis, 3 September 2026 - 17:12 WITA

Gempa Susulan Terus Mengguncang Manggarai, Camat Reok Imbau Warga Tetap Waspada

Rabu, 2 September 2026 - 20:35 WITA

Kadis PKO Flores Timur Akui Ada Retakan Dinding SDK Kokang, Akan Koordinasi Lagi dengan SPAB

Rabu, 2 September 2026 - 19:51 WITA

Tim 9 Intensifkan Data Rumah dan Fasilitas Umum yang Rusak di Kecamatan Reok

Berita Terbaru