LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan segera membayar dana sertifikasi guru di daerah itu, khususnya yang di Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO).
Hendrikus Genggor, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Dinas PKO Mabar mengatakan, dana sertifikasi guru tersebut sudah masuk rekening Pemkab Mabar dari Pemerintah Pusat (Perpus) beberapa hari lalu. Sekarang dalam proses.
Apabila urusannya di Pemkab sudah selesai, maka dana itu segera ditransfer ke rekening masing-masing guru penerima, kata Genggor menanggapi wartawan di Labuan Bajo, Senin (12/11/2023).
Informasi yang beredar di Labuan Bajo hari-hari terakhir bahwa dana sertifikasi guru di Mabar yang ditangan PKO setempat belum diterim untuk tahap tiga 2023, Juli- September
Genggor yang ditemani Kepala Seksi Ketenagaan, Yohanes Paulus Panis, melanjutkan, terkait dana sertifikasi guru harus betdadarkan pada data dapodik guru bersangkutan. Data ini dikirim langsung ke Pempus dari sekolah-sekolah tempat para guru tersebut. Ada aplikasinya.
“Kami hanya urus SK-nya saja,” ujar Kabid Genggor dibenarkan Kasi Panis.
Masih Genggor, jumlah guru di PKO Mabar yang akan mendapatkan dana sertifikasi tersebut lebih dari 1000 orang. Tetapi mungkin terimanya bertahap, tergantung selesai urus lengkap berkasnya. Satu dia orang yang sudah lengkap berkasnya, maka itu yang terima duluan. Yang lainnya antri, menyusul.
Tranfer uang dari Pempus, juga begitu, tergantung selesai urus berkasnya di sana Pempus, yaitu terkait verifikasi data dapodik per masing-masing guru bersangkutan.
Sedangkan dana sertifikasi bagi para guru di sekolah- sekolah swasta, seperti guru komite dan guru yayasan, itu uangnya langsung transwer ke rekening masing-masing guru bersangkutan dar Pempus.
Masih Genggor, dana sertifikasi guru yang ada keterkaitannya dengan PKO Mabar, karena begitu regulasinya, yakni guru yang berstatus ASN.
” Juga guru-guru kontrak,” sambung Panis. *
Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus










