Oleh: RD. Donnie Migo
Sabtu, 28 Oktober 2023
(Pesta St. Simon dan Yudas Tadeus, Hari Sabtu dalam Pekan Biasa XXIX)
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus,
Pada hari ini kita merayakan Pesta St. Simon dan Yudas Tadeus. St. Simon yang dimaksud adalah juga seorang rasul tetapi dia yang disebut Orang Zelot, karena dia adalah seorang yang amat taat kepada Hukum Yahudi.
Sedangkan Yudas Tadeus adalah seorang pemberani yang menanyakan kepada Tuhan Yesus, “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” (Yohanes 14:22).
Sebelum memanggil mereka, Tuhan Yesus berdoa. Dikatakan dalam injil Lukas bahwa Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman ia berdoa kepada Allah (Lukas 6:12).
Berdoa berarti berbicara dengan Allah. Tetapi bukan hanya kita yang berbicara (Doa Vokal), kita juga harus memberikan kesempatan kepada Allah untuk berbicara kepada kita.
Doa ini yang dikenal dengan Doa Mental, yakni kesempatan dimana kita hening dan membiarkan Tuhan yang berbicara.
Maka waktu yang dibutuhkan untuk berdoa sebenarnya tidak dapat dikalkulasikan berapa lama atau singkatnya tetapi seberapa jauh dalam doa itu kita membangun relasi yang dekat dengan Tuhan.
Tuhan Yesus mengajarkan satu hal yang sederhana bahwa sebelum mengambil suatu keputusan yang penting sebaiknya diawali dengan doa; bukan hanya kita menyampaikan permohonan tetapi dalam doa juga kita mendengarkan apa yang Tuhan mau dari kita.
Doa membuat kita terhubung bukan hanya dengan Allah tetapi dengan semua orang beriman yang berada di mana saja, karena pada saat kita berdoa dengan pengantaraan Tuhan Yesus mereka juga berdoa yang sama.
Oleh sebab itu, apakah kita menempatkan doa sebagai hal yang penting sebelum mengambil keputusan-keputusan dalam hidup?
Kekuatan Doa itu seperti akar pada pohon. Akarnya tidak kelihatan, tetapi dia memberikan nutrisi pada batang, dahan, daun dan buah. Kekuatan doa itu yang menyokong agar pohon kehidupan tetap berdiri kokoh dan sehat.
Maka melalui ajaranNya hari ini, Tuhan Yesus menghendaki agar kita menempatkan doa pada salah satu prioritas dalam hidup kita, selain untuk berkomunikasi dengan Allah tetapi juga untuk menghubungkan kita dengan sesama sebagai anggota-anggota keluarga Allah (Efesus 2:19) bersama St. Simon dan Yudas Tadeus yang kita rayakan hari ini. *
RD. Donnie Migo, Imam Keuskupan Maumere, Mahasiswa Global Programs (Missouri School of Journalism) pada University of Missouri, USA










