ENDE, FLORESPOS.net-Turnamen sepak bola antar kecamatan di Kabupaten Ende memperebutkan piala Bupati Ende akan kembali digelar. Kick off turnamen sepak bola yang sudah menjadi agenda rutin itu akan dimulai pekan depan.
Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab PSSI Ende, Muhammad Syupriyadin Pua Reke (MSPR) kepada wartawan di kediamanya Jalan Anggrek Kota Ende, Rabu (27/9/2023).
Anggota DPRD NTT dari Partai Gerindra ini mengatakan setelah menerima tugas sebagai pelaksana tugas Askab PSSI Ende dari Asprov pekan lalu, dirinya langsung melakukan kordinasi dan meminta dukungan dari Pemkab Ende.
Namun saat menyampaikan tugas yang diterimanya ke Pemkab Ende, ia mendapatkan tugas menyelenggarakan turnamen piala Bupati Ende di tahun 2023.
“Setelah terima tugas ini saya langsung kordinasi dengan pemerintah daerah dan KONI Ende serta pengurus Askab lama dan saat itu saya mendapatkan tugas yang harus dilaksanakan dalam waktu sangat mepet yaitu turnamen piala bupati Ende,” katanya.
Sebagai salah seorang anak muda yang mendukung pembangunan sepak bola di NTT, katanya, menerima tugas itu dan berkordinasi dengan stakeholder terkait.
Yadin mengatakan bahwa dirinya mesti berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder karena iven ini masuk dalam RPJMD.
“Saya langsung kordinasi dengan Polres Ende soal ijin keramaian dan kita mendapatkan ijin sampai tanggal 19 Oktober 2023,” katanya.
Setelah dapat ijin dari Polres Ende dirinya berkoordinasi dengan Pemkab Ende membahas soal pelaksanaan turnamen ini.
“Kita sudah rapat dengan para camat dan mereka sudah setuju turnamen ini kembali digelar pada tahun 2023,” katanya.
Berdasarkan rapat dengan Pemkab Ende dan para camat disepakati turnamen sepak bola memperebutkan piala bupati Ende tahun 2023 digelar pekan depan.
“Kita sudah sepakati waktunya paling cepat kick off tanggal 4 Oktober dan jika ada kendala maka digeser ke tanggal 5 Oktober 2023. Tetapi saya usahakan lebih cepat karena kita diberi batas waktu dari kepolisian sampai tanggal 19 Oktober 2023,” katanya.
Yadin juga mengatakan bahwa karena waktu persiapan yang cukup mepet maka pada tahun ini ada keistimewaan pada pemain.
“Tahun ini ada keistimewaan tidak ada batas usia pemain atau bebas umur tetapi memiliki KTP Ende,” katanya.
Yadin mengharapakan dukungan dari semua pihak baik pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar turnamen ini dapat dilaksanakan dengan baik. *
Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando









