RUTENG, FLORESPOS.net-Tarian kolosal adat Manggarai dan kirab bendera merah putih meramaikan perayaan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Ruteng, Kamis (17/8/2023). Atraksi kolaborasi itu dibawakan 400-an anak sekolah dasar (SD).
Penampilan para siswa SD se-Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, NTT, menjadi salah satu atraksi menarik pada upacara puncak peringatan HUT kemerdekaan RI yang tahun ini dipusatkan di Stadion Golo Dukal.
Para siswa dalam balutan busana adat Manggarai menari dengan indah di tengah lapangan dengan iringan tabuhan gong dan gendang.
Kibaran bendera ukuran besar, sedang, dan kecil menjadi penanda pentasan tarian kolaborasi ini. Aplus tidak berhenti penonton yang memadati tribun stadion yang dibangun pada zaman Bupati Manggarai, Antony Bagul Dagur itu.
Perancang dan pembangun stadion, Bupati Antony Bagul juga hadir bersama Bupati Christian Rotok guna bersama-sama mengikuti detik-detik peringatan HUT Kemerdekaan RI, yang dipimpin Bupati saat ini, Hery Nabit yang didampingi Wabup Heri Ngabut.
Bupati Hery Nabit ketika itu menyatakan bahwa apa yang terjadi saat ini tidak terlepas dari sejarah. Sejarah panjang untuk mendapatkan kemerdekaan. Momen kemerdekaan itu yang sekarang itu diperingati di seluruh negeri ini.
“Sekarang kita berada dalam masa kemerdekaan. Karena sudah mereka kita bisa mengalami banyak kemajuan dalam segala aspek kehidupan di negeri ini, termasuk di Manggarai ini,” katanya.
Dikatakan, mengisi kemerdekaan telah, sedang, dan terus dilakukan di daerah ini. Yang belum dan kurang akan terus bersama-sama diupayakan penanganan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Manggarai sendiri, demikian Bupati Hery Nabit, saat ini sedang bergulat dengan penanganan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan raya, jembatan, irigasi, infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.
“Kita semua pasti akan terus bekerja untuk jadikan daerah ini lebih baik lagi,” katanya.
Seorang warga, Dominikus Dony mengatakan, khusus untuk Kota Ruteng banyak pekerjaan yang belum optimal seperti penataan taman dan jalan bolivar, perpakiran, lampu lalu lintas, hingga kondisi pasar yang semrawut.
“Tolong ini, diperhatikan pemerintahnya. Kerjanya harus fokus agar kota ini bagus dan nyaman untuk publik. Ini catatan saya untuk HUT Kemerdekaan RI tahun ini,” katanya. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor:Anton Harus










