LARANTUKA, FLORESPOS.net-Lomba Inovasi Daerah Tahun 2023 tingkat Kabupaten Flores Timur, NTT, memasuki tahap akhir uji petik lapangan.
Hasil penilaian uji petik lapangan dengan bobot 40 persen itu akan diakumulasi untuk menentukan tiga terbaik untuk masing-masing kategori perlombaan.
“Tim Penilai sudah turun uji petik lapangan. Uji petik lapangan hanya pada 6 besar masing-masing kategori yang melewati tahapan proposal dan presentasi,” kata Ketua Tim Penilai Lomba Inovasi Daerah Flores Timur Tahun 2023 tingkat Kabupaten Flores Timur, Syarif Wuran, S.Si. MT, Minggu (13/8/2023).
Syarif Wuran mengatakan, untuk tahapan pengajuan proposal inovasi dan presentasi atau pendalaman proposal inovasi melalui wawancara sudah dilalui oleh 20 inovator/inovasi.
Menurut Syarif Wuran, Tim Penilai sudah memberi penilaian pada dua tahapan sebelumnya dan telah mendapatkan 6 besar untuk masing-masing kategori.
“Posisi dan nilai yang diperoleh masing-masing inovasi di dua tahapan sebelumnya sangat ketat. Beda tipis, sehingga kami pilih sampai 6 besar untuk dilakukan uji petik lapangan,” katanya.
Syarif Wuran mengatakan, banyak hal yang dilakukan oleh Tim Penilai saat uji petik lapangan. Tim Penilai mengecek bukti fisik/hard copy dokumen-dokumen pendukung seperti surat-surat, daya jangkau dan daya ungkit, serta lainnya yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan inovasi tersebut.
“Bobot penilaian untuk tahapan uji petik lapangan 40 persen. Bobotnya besar karena kita harus dapatkan bukti fisik atau hard copy dokumen pendukung, testimoni dan implementasi lapangan terkait inovasi tersebut,” katanya.
Saat ini, kata Syarif, Tim Penilai sedang merampungkan hasil uji petik lapangan. Hasil dan penilaian uji petik lapangan akan diakumulasikan dengan nilai yang diperoleh masing-masing inovasi pada dua tahapan sebelumnya untuk dapatkan hasil terbaik pertama, terbaik kedua dan terbaik ketiga masing-masing kategori.
“Hasil penilaian uji petik akan diakumulasi dengan nilai di dua tahapan sebelumnya untuk menghasilkan terbaik pertama, terbaik kedua dan terbaik ketiga,” kata Syarif Wuran.
Seturut data Florespos.net, uji petik sudah dilakukan Tim Penilai Lomba Inovasi Daerah. Uji petik lapangan hanya dilakukan pada 6 inovasi kategori perangkat daerah, 6 inovasi kategori masyarakat dan 2 inovasi kategori pendidikan. *
Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus










