Tertib Memelihara HPR Jika Manggarai Ingin Bebas Rabies - FloresPos Net

Tertib Memelihara HPR Jika Manggarai Ingin Bebas Rabies

- Jurnalis

Jumat, 14 Juli 2023 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net – Jika ingin Manggarai ini bebas dari rabies, maka siapapun harus menertibkan pemeliharaan hewan penular rabies (HPR). Tertib piara dalam bentuk  dikandangkan atau diikat hewannya.

Kepada wartawan di Ruteng, Jumat (14/7/2023), Plt. Kadis Peternakan yang juga Asisten Bupati Manggarai, Yoseph Mantara mengatakan, dalam peraturan daerah jelas diatur tentang penanganan HPR pada situasi rabies. HPR harus ditertibkan berupa dikandangkan atau diikat agar tidak berkeliaran.

“Kalau mau bebas rabies, maka kita harus ikuti aturan, yakni tertib, disiplin, dan konsisten piara hewannya, terutama anjing,” katanya.

Banyak manfaat jika hewannya tertib, yakni risiko digigit anjing rabies kecil dan mudah diberi vaksin ketika ada program vaksinasi massal.

Dikatakan, publik Manggarai sudah tahu ini. Maka sebetulnya tidak boleh sengaja tidak mau tahu dengan upaya mencegah dan memutuskan mata rantai penularan rabies.

Baca Juga :  Rayakan Hardiknas, Taman Seminari Onekore Kunjungi TK Nurul Hidayah 

Kalau semua tertib, maka HPR yang tidak tertib dianggap berbahaya. Maka masyarakat bersama tim koordinasi di tingkat desa bisa mengambil sikap ketika ditemukan yang berkeliaran.

Jika ada kasus, maka sikap yang diambil tegas, yakni yang tidak tertib harus dieliminasi. Standar operasional jelas sudah atur itu demi memutuskan mata rantai penularan rabies.

Dikatakan, dalam aturan teknis, publik masih diberi kesempatan memelihara anjing. Tetapi, pemeliharaannya harus tertib berupa dua pilihan tadi, yakni diikat atau dikandangkan. Tertib harus konsisten dan disiplin dilaksanakan.

Menurutnya, menyikapi situasi terbaru, publik diingatkan lagi soal tertib memelihara.  Lalu, jika sudah tergigit, maka siapapun harus dibawa ke sarana dan fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksin.

“Tidak boleh anggap biasa saja jika tergigit  dengan alasan yang dibuat-buat  dan benar sendiri  seperti itu anjing sendiri atau itu anak anjing atau  itu anjing beranak sehingga tergigit tidak divaksin,” katanya.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Lokasi Penampungan Pengungsi Erupsi Lewotobi, Murid SDK Konga Belajar di Rumah Guru Kelas

Ingat, banyak kasus gigitan berujung korban nyawa karena tidak divaksin atau vaksinnya tidak lengkap sesuai dengan ketentuan dalam mendapatkan vaksin.

Kepada siapapun, Asisten Mantara, meminta untuk selalu waspada dengan HPR. Waspada harus karena Manggarai belum bebas dari rabies seperti daerah lain di Flores khususnya dan NTT umumnya.

Sebelumnya, Camat Satar Mese Utara, Hipolitus Kori, mengatakan, di tingkat bawah telah juga dilakukan pelbagai upaya untuk menyadarkan masyarakat akan penting mewaspadai rabies, pentingnya menertibkan HPR, pentingnya mengambil sikap cepat jika tergigit.

“Kita tidak henti beri imbauan ke masyarakat untuk tertib piara anjing demi menjaga diri, keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar dari rabies,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Putri CBN Menang Atas Benteng Gading, Angga: Terima Kasih Sudah Undang Kami
Curi Kambing, 2 Kak Beradik dan 2 Teman Diamankan Polisi Nagekeo
Ketangkap Basah, 2 Terduga Pencuri Kambing di Aeramo Diamankan Polres Nagekeo
Pemerintah Diminta Akui Hak Rakyat Atas HPL, HT, dan Cagar Alam Wae Wuul
Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:59 WITA

Putri CBN Menang Atas Benteng Gading, Angga: Terima Kasih Sudah Undang Kami

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:34 WITA

Curi Kambing, 2 Kak Beradik dan 2 Teman Diamankan Polisi Nagekeo

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WITA

Ketangkap Basah, 2 Terduga Pencuri Kambing di Aeramo Diamankan Polres Nagekeo

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Berita Terbaru

Opini

Milenial Keru-Baki dan Ikhtiar Merawat Persaudaraan

Rabu, 29 Jul 2026 - 10:25 WITA

Nusa Bunga

Curi Kambing, 2 Kak Beradik dan 2 Teman Diamankan Polisi Nagekeo

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:34 WITA

Opini

Pelindung Pers Katolik: Suara Kebenaran Santo Titus Brandsma

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:17 WITA