Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI - FloresPos Net - Page 5

Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNESCO (2021) menegaskan prinsip pengawasan manusia, transparansi, dan tanggung jawab dalam etika AI.

Di sinilah dua daya batin dibutuhkan. Akal budi bertanya: dari mana data ini dan adakah buktinya? Suara hati bertanya hal yang tidak dapat dijawab mesin: apakah ini pantas, adil, dan tidak merugikan sesama?

Perpaduan keduanya dalam tradisi Aristoteles disebut phronesis, kebijaksanaan praktis dalam bertindak. Bagi pelajar, godaan terbesarnya adalah menyerahkan tugas berpikir kepada mesin, padahal kemampuan bertanya dan menimbang hanya menguat bila dilatih.

Baca Juga :  Hilangnya Modal Simbolik (catatan atas kehilangan dokumen kendaraan dinas di Flotim)

Maka gunakan AI sebagai pendamping berpikir, bukan pengganti berpikir; verifikasi fakta dan kutipan; akui pemanfaatannya secara jujur; lindungi data pribadi; dan jangan memakainya untuk menipu atau merendahkan orang lain.

Penutup

Pemuda 1928 tidak memiliki internet, tetapi memiliki keberanian berpikir dan hati yang tulus untuk bersatu. Pemuda hari ini memiliki teknologi yang jauh lebih canggih; tantangannya memastikan kecanggihan itu melayani nilai yang sama.

Baca Juga :  Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian

Sumpah Pemuda bukan monumen masa lalu, melainkan mandat yang terus diperbarui. Mari mulai dari jempol, kelas, dan kampung kita sendiri, sebab ikrar itu baru hidup ketika setiap generasi menuliskannya kembali lewat tindakan.

Penulis adalah Pendidik di SMK Santu Antonius Padua Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur dan Staf Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM).

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Mahasiswa Hingga Dosen Majukan Ekonomi Manggarai–Prestasi Gemilang STIE Karya Ruteng
Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan
Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama
Melangkah dengan llmu, Berkarya untuk Agromaritim Berkelanjutan: FTP3 Universitas Nusa Nipa Lepas Lulusan
Napak Tilas 37 Tahun Sri Paus John Paul II ke Flores: Seminari Tinggi Ritapiret Jadi Vatikan Semalam, Gelora Samador Maumere Locus Urbi et Orbi
Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung
Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:51 WITA

Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:49 WITA

Mahasiswa Hingga Dosen Majukan Ekonomi Manggarai–Prestasi Gemilang STIE Karya Ruteng

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:22 WITA

Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Melangkah dengan llmu, Berkarya untuk Agromaritim Berkelanjutan: FTP3 Universitas Nusa Nipa Lepas Lulusan

Berita Terbaru

Feature

Jempolmu, Ikrarmu: Sumpah Pemuda di Era Hoaks dan AI

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:51 WITA

Nusa Bunga

Hasil Pengeboran BWS, Ditemukan Empat Titik Mata Air di Pulau Palue

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:45 WITA

Nusa Bunga

PKB Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD Ende di Pileg 2029

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:47 WITA

Perayaan syukur tahbisan imamat RP. Fransiskus Carli Kau, SVD di Paroki St Fransiskus dan St Clara Aimere pada Jumat (16/10/2026).

Nusa Bunga

Bupati Ngada Sebut Gereja Mitra Strategis Pemda

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:45 WITA