Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi - FloresPos Net - Page 2

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari jumlah itu, hanya sekitar 12 persen yang benar-benar diolah. Sisanya menumpuk di tempat pembuangan akhir.

Geliat Usaha di Kota Kupang

Di Kota Kupang, geliat thrifting terasa nyata. Penelitian di Universitas Nusa Cendana (Undana) diterbitkan dalam jurnal Glory pada 2026 menemukan bahwa thrifting telah menjadi bagian gaya hidup mahasiswa.

Dari 10 pelaku usaha yang diteliti, sebagian besar mengandalkan modal sendiri, dengan modal awal mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp50 juta.

Baca Juga :  “Elegi Dua Cinta”

Pola penjualannya pun beragam. Sebagian berjualan lewat live streaming TikTok, sebagian lagi mengandalkan pasar fisik.

Pasar Oeba dan Pasar Inpres Naikoten menjadi dua lokasi paling populer, ramai dikunjungi anak muda setiap akhir pekan.

Salah satu pelaku usaha yang bertahan lama adalah Viktoria Sanbo, pemilik VS Thrift & Make Over. Ia memulai usaha sejak sekitar tahun 2000-an, jauh sebelum thrifting jadi tren seperti sekarang.

Baca Juga :  Surat Cinta untuk Nagekeo

Kota Kupang sendiri punya 17.747 unit UMKM pada 2025, dan sekitar 97-98 persen di antaranya adalah usaha mikro. Thrifting menjadi salah satu sektor yang ikut menghidupkan usaha kecil ini, mulai dari penjual pakaian, kurir, hingga jasa pencuci.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik
Menemukan Kembali Harapan Yang Hilang (Menelisik Praktik Judi Online dalam Perspektif Ajaran Sosial Gereja)
Menjaga Ruang Digital Tetap Bernas, Ketika Literasi Mengajak Kita Menebar Kebaikan Bukan Memadamkan Harapan
Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus
Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:33 WITA

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mitos Energi Bersih dan Ancaman Ekologis

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:03 WITA

Opini

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:33 WITA