Inovasi Pembiayaan dan Keadilan Mobilitas Transportasi Publik - FloresPos Net - Page 5

Inovasi Pembiayaan dan Keadilan Mobilitas Transportasi Publik

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunci utama keberhasilan konektivitas ini terletak pada integrasi antarmoda yang solid, seperti keterhubungan yang mulus antara pelabuhan laut dengan jalur kereta api logistik maupun akses jalan raya.

Namun, pembangunan fisik semata tentu tidak cukup; ia harus selalu diimbangi dengan penegakan regulasi keselamatan yang ketat, pengawasan tonase kendaraan di jalan raya, serta kepastian jadwal layanan bagi pengguna.

Baca Juga :  Puasa, Kerinduan, dan Godaan Diet Religius

Penutup

Pada akhirnya, keberanian Jakarta memanfaatkan inovasi pembiayaan, seperti Danantara harus menjadi pemantik semangat bagi daerah-daerah lain untuk membenahi sistem transportasinya.

Transformasi transportasi sejati tidak boleh berhenti di kota-kota besar semata, melainkan harus menjangkau hingga wilayah perintis menjadikan konektivitas antarmoda sebagai pilar utama efisiensi ekonomi dan wujud nyata keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.*

Baca Juga :  Dari Aspirasi ke Aksi: Suara Rakyat dalam Pilkada

Penulis adalah Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)

Berita Terkait

Merayakan Iman, Bukan Mengorbankan Masa Depan Anak (catatan atas perayaan Sambut Baru)
Menagih Janji Konektivitas di Perbatasan: Menyelamatkan Krayan dari Keterisolasian Multidimensi
Dari Panggung Sandiwara dan Hegemoni Kekuasaan Menuju Aksi Berkeadilan Nyata
Pengakuan Masyarakat Adat dan Hutan Adat di NTT: Jangan Berhenti pada Pengakuan
Elegi Sang Perantau (Ratapan Sunyi atas Martabat Manusia yang Terbungkam di Tanjakan Gunung Boy)
Kepemimpinan dalam Formasi Imamat: Membentuk Diri melalui Tanggung Jawab atas Yang Lain
Guru sebagai Agen Pemulihan: Membangun Komunitas Sekolah Tangguh Risiko Bencana Pasca Gempa Flores
‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:44 WITA

Merayakan Iman, Bukan Mengorbankan Masa Depan Anak (catatan atas perayaan Sambut Baru)

Jumat, 18 September 2026 - 17:01 WITA

Menagih Janji Konektivitas di Perbatasan: Menyelamatkan Krayan dari Keterisolasian Multidimensi

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WITA

Dari Panggung Sandiwara dan Hegemoni Kekuasaan Menuju Aksi Berkeadilan Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 13:14 WITA

Pengakuan Masyarakat Adat dan Hutan Adat di NTT: Jangan Berhenti pada Pengakuan

Kamis, 17 September 2026 - 11:28 WITA

Elegi Sang Perantau (Ratapan Sunyi atas Martabat Manusia yang Terbungkam di Tanjakan Gunung Boy)

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA