Hari Ketiga Gempa Flores, Jumlah Pengungsi di Sikka Capai 5681 Orang dan 382 Rumah Rusak Berat - FloresPos Net

Hari Ketiga Gempa Flores, Jumlah Pengungsi di Sikka Capai 5681 Orang dan 382 Rumah Rusak Berat

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Memasuki hari ketiga Senin, 17 Agustus 2026 bencana gempa bumi Flores Tim Reaksi Cepat dan Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sikka melaunching update data dampak bencana gempa bumi yang meliputi data korban jiwa, kerusakan fasilitas, dan bantuan.

Berdasarkan informasi dari data center, di hari ketiga pasca gempa bumi jumlah pengungsi Kabupaten Sikka sebanyak 5.681 orang yang berasal dari 1.415 Kepala Keluarga.

Sebanyak 914 pengungsi yang terdiri dari 324 KK mendiami pusat pengungsian di lapangan Gelora Samador Maumere dan pengungsi mandiri yang tersebar di 7 kecamatan yaitu Alok, Alok Timur, Alok Barat, Hewokloang, Kangae, Talibura, dan Palue.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sikka Bicara Soal Kebijakan Kesehatan, Fasilitas, Pelayanan dan Insentif Saat Hari Kesehatan Nasional

Sementara itu terkait data kerusakan rumah warga, tercatat sebanyak 832 yang mengalami kerusakan dimana terdapat 338 rumah rusak berat, rusak ringan 301 unit, dan rusak sedang 193 rumah.

Selain kerusakan rumah warga, terdapat 98 unit fasilitas umum yang mengalami kerusakan antara lain 16 unit bangunan pemerintah, 24 unit fasilitas kesehatan, 20 unit fasilitas pendidikan, 11 ruas jalan dan 27 bangunan rumah ibadah.

Untuk jumlah korban,tercatat sebanyak 34 orang dimana korban meninggal sebanyak 4 orang, 12 orang luka berat, 7 orang luka ringan dan lainnya 11 orang.

Baca Juga :  Ketika Warga Kota Uneng dan Kapolres Sikka Buka-bukaan di Jumat Curhat Maumere Manise

Terkait arus bantuan bagi korban gempa di Kabupaten Sikka, pada senin, 17 Agustus 2026 telah dilakukan penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak gempa Flores yang tersebar di 21 kecamatan dengan menggunakan ferry untuk wilayah kepulauan dan kendaraan roda empat untuk wilayah daratan.

Bantuan ini datang dari berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta, antara lain bantuan presiden, BNPB, kementerian sosial, kementerian kesehatan, perbankan, LSM, dan dunia usaha lainnya.*

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo
Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda
Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat
Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini
Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT
Senator AWK Minta Bapanas Perpanjang Penyaluran Beras ke Flores untuk Warga Terdampak Bencana
Bincang Kepariwisataan, Kemenpar dan BPOLBF Serap Aspirasi Pelaku Wisata Live on Board di Labuan Bajo
Peduli Gempa Flores, SR12 dan PT PAF Salurkan CSR Bagi Warga Terdampak
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:42 WITA

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:39 WITA

Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT

Berita Terbaru