MAUMERE, FLORESPOS.net-Memasuki hari ketiga Senin, 17 Agustus 2026 bencana gempa bumi Flores Tim Reaksi Cepat dan Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sikka melaunching update data dampak bencana gempa bumi yang meliputi data korban jiwa, kerusakan fasilitas, dan bantuan.
Berdasarkan informasi dari data center, di hari ketiga pasca gempa bumi jumlah pengungsi Kabupaten Sikka sebanyak 5.681 orang yang berasal dari 1.415 Kepala Keluarga.
Sebanyak 914 pengungsi yang terdiri dari 324 KK mendiami pusat pengungsian di lapangan Gelora Samador Maumere dan pengungsi mandiri yang tersebar di 7 kecamatan yaitu Alok, Alok Timur, Alok Barat, Hewokloang, Kangae, Talibura, dan Palue.
Sementara itu terkait data kerusakan rumah warga, tercatat sebanyak 832 yang mengalami kerusakan dimana terdapat 338 rumah rusak berat, rusak ringan 301 unit, dan rusak sedang 193 rumah.
Selain kerusakan rumah warga, terdapat 98 unit fasilitas umum yang mengalami kerusakan antara lain 16 unit bangunan pemerintah, 24 unit fasilitas kesehatan, 20 unit fasilitas pendidikan, 11 ruas jalan dan 27 bangunan rumah ibadah.
Untuk jumlah korban,tercatat sebanyak 34 orang dimana korban meninggal sebanyak 4 orang, 12 orang luka berat, 7 orang luka ringan dan lainnya 11 orang.
Terkait arus bantuan bagi korban gempa di Kabupaten Sikka, pada senin, 17 Agustus 2026 telah dilakukan penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak gempa Flores yang tersebar di 21 kecamatan dengan menggunakan ferry untuk wilayah kepulauan dan kendaraan roda empat untuk wilayah daratan.
Bantuan ini datang dari berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta, antara lain bantuan presiden, BNPB, kementerian sosial, kementerian kesehatan, perbankan, LSM, dan dunia usaha lainnya.*
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










