BAJAWA, FLORESPOS.net-Pengelolaan dana desa harus dipandang tidak hanya sebagai peluang, tetapi juga sebagai tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan.
“Di awal, dana sering dilihat sebagai peluang, tetapi pada akhirnya menjadi tantangan karena banyak hal yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ngada, Yohanes Ghae.
Ia menyampaikan itu saat Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemda Ngada dengan PT Bank NTT Cabang Bajawa di ruang rapat Sekda Ngada pada Jumat (24/4/2026). Fokus kerjasama pada penguatan pengelolaan keuangan daerah.
Penandatangan dilakukan oleh Pemda Ngada diwakili Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Yohanes Ghae dan Pimpinan Bank NTT Cabang Bajawa Devideris D Harri Seso.
Penjabat Sekda menekankan, pengelolaan dana desa harus penuh tanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Karena itu, manfaatkan Aplikasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) online dengan baik,” kata Yohanes Ghae.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap berbagai keluhan kecil di desa yang kerap muncul.
Katanya, apabila tidak ditangani secara serius, keluhan tersebut dapat berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
“Keluhan-keluhan kecil di desa harus diperhatikan secara serius agar tidak berkembang menjadi masalah,” kata Yohanes Ghae.
Penjabat Sekda mengharapkan dengan adanya kerja sama ini, dapat memperkuat tata kelola keuangan daerah.
PKS Harus Diwujudnyatakan
Penjabat Sekda Yohanes Ghae menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berproses hingga terlaksana penandatanganan kerja sama ini.
Proses yang telah didiskusikan hingga sampai pada titik ini tidak boleh dipandang sebagai seremonial semata, tetapi harus diwujudkan secara nyata.
Ia menegaskan, seluruh hak dan kewajiban para pihak telah tertuang dalam naskah perjanjian dan wajib dipatuhi serta dilaksanakan secara bertanggung jawab.
Pengalaman sebelumnya menunjukkan masih adanya perjanjian yang tidak terealisasi, namun hal tersebut diharapkan tidak terjadi lagi ke depan.
“Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara konsisten dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan PKS dengan Perum Bulog Cabang Bajawa menitikberatkan pada penyediaan dan penyaluran beras berkualitas baik sehingga Bulog menjamin ketersediaan pangan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Ngada. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










