ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Bupati Kabupaten Ende, Dr Dominikus Mere hadir dan membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke – XXXII tahun buku 2025 Koperasi Kredit (Kopdit) Serviam Bhakti Mandiri (SBM).
Kegiatan RAT berlangsung di Aula Biara Santo Kondradus (BSK) Ende, Minggu (12/4/2026) pagi hingga siang.
Pada momen RAT tersebut Kopdit Serviam juga menyelenggarakan pemilihan pengurus dan pengawas periode 2026 – 2028.
Rangkaian kegiatan ini bertemakan “Mandiri dan Tangguh, Kita Arungi Perubahan dan Persiangan”.
Wakil Bupati Ende pada kesempatan itu mengapresiasi komitmen dari Kopdit Serviam Bhakti Mandiri yang terus memperkuat ekonomi masyarakat di daerah ini.
Perjalanan Kopdit Serviam selama tiga puluh tahun lebih telah memberikan kontribusi nyata mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Selama 32 tahun bergerak membangun ekonomi anggota, itulah bukti nyata Kopdit Serviam ikut mendorong dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ende”.
Eksistensi Serviam selama 32 tahun menunjukkan bahwa koperasi ini kuat karena kepercayaan. Kepercayaan lahir dari integritas dan integritas tumbuh dari komitmen bersama untuk bekerja dengan jujur, disiplin dan tanggung jawab.
Dr Domi Mere juga mengatakan pemerintah Kabupaten Ende senantiasa mendukung pertumbuhan gerakan koperasi di daerah ini. Namun mengingatkan kepada masyarakat agar hati – hati karena banyak yang menawarkan pinjaman berlagak koperasi.
“Kita juga prihatin karena kehadiran beberapa koperasi saat ini namanya koperasi tetapi perilakunya bukan koperasi”.
Wabup Ende mendorong anggota Kopdit Serviam Bhakti Mandiri meminjam uang untuk usaha produktif bukan untuk hal konsumtif.
“Jangan pinjam uang untuk buat pesta tapi pinjam uang untuk bangun usaha”.
Dr Domi Mere juga mengajak pengurus, pengawas, manajemen dan anggota Kopdit Serviam menjadikan RAT sebagai titik tolak memperkuat fondasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas manfaat koperasi bagi masyarakat.
“Saya yakin koperasi ini semakin maju karena kepercayaan. Saya dan istri anak hari Senin akan masuk dan bergabung menjadi anggota”.
Manajer Puskopdit Flores Mandiri, Mikael Jawa juga mengapresiasi pengurus, pengawas dan anggota Kopdit Serviam yang telah melakukan gebrakan membangun gedung kantor baru yang terletak di Jalan El Tari Kota Ende.
Mikael juga mengatakan dilihat dari pertumbuhan anggota dan aset, Kopdit Serviam masuk sepuluh besar koperasi terbaik dibawah naungan Puskopdit Flores Mandiri.
“Serviam masuk dalam sepuluh besar di Puskopdit Flores Mandiri dari pertumbuhan aset dan anggota. Ini capaian yang kita raih tapi tidak boleh euforia, ini menjadi tanggung jawab untuk merawat kepercayaan. Koperasi itu saling percaya satu sama lain, jika itu tergerus maka koperasi itu akan rusak”.
Kopdit Serviam masih bertahan selama 32 tahun karena berpegang pada nilai- nilai koperasi. Kopdit serviam diharapkan tetap berbela rasa dan membangun benteng pertahanan bersama melalui partisipasi anggota.
“Mari kita berkolaborasi membawa Kopdit Serviam menjadi Kopdit terdepan”.
Elias Cima, Ketua Pengurus Kopdit Serviam periode sebelumnya melaporkan bahwa ada beberapa peningkatan pada dua tiga tahun terakhir.
Pada tahun 2022 anggota sebanyak 5.400 lebih, pada tahun 2023 naik menjadi enam ribu lebih dan tahun 2024 naik menjadi 6.800 dan saat ini sudah mencapai delapan ribu lebih.
Dari sisi pertumbuhan aset, pada tahun 2022 aset Kopdit Serviam sebesar Rp 34,3 miliar, naik di tahun 2023 menjadi Rp 39 miliar dan pada tahun 2024 naik menjadi Rp 42, 3 miliar dan tahun 2025 mencapai Rp 47,4 miliar dan saat ini sudah mencapai Rp 48 miliar.
Pengurus dan Pengawas Periode 2026 – 2028
Pada momen RAT tersebut, Kopdit Serviam menyelenggarakan pemilihan pengurus dan pengawas untuk periode 2026 – 2028.
Berdasarkan hasil pemilihan dan telah ditetapkan bersama komposisi pengurus untuk dua tahun kedepan yaitu :
Ketua : Kosmas Lawa Bagho, Wakil Ketua, Elias Cima, Sekretaris, Fransiska Sedja, Bendahara 1, Venantius Minggu, Bendahara II, Simon Lawa
Sedangkan komposisi pengawas yaitu Ketua Yohanes Satu, Anggota dua orang yaitu Martinus Satban dan Ningsih.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










