Warga dan PMKRI Desak Pemerintah Segera Perbaiki Kerusakan Jalan di Wewaria, Jangan Abaikan Kebutuhan Dasar - FloresPos Net

Warga dan PMKRI Desak Pemerintah Segera Perbaiki Kerusakan Jalan di Wewaria, Jangan Abaikan Kebutuhan Dasar

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 09:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Warga pantai utara (Pantura) Kabupaten Ende dan PMKRI Cabang Ende menyoroti lambannya penanganan kerusakan jalan di wilayah utara sejak Rabu (1/4/2026) lalu.

Jalan tersebut rusak parah akibat diterangkan banjir. Titik kerusakan tersebut di Desa Nuangenda, Dusun Alopage, Kecamatan Wewaria.

Jalur ini menjadi jalur sentral penghubung beberapa kecamatan di wilayah Lio Utara, diantaranya Kecamatan wewaria, Mauroleh, Kotabaru dan juga Maukaro bahkan menjadi penghubung dua kabupaten tetangga, Kabupaten Nagekeo dan Sikka.

Warga dan PMKRI Ende menilai bahwa lambannya penanganan kerusakan tersebut terkesan pemerintah mengabaikan kebutuhan dasar warga.

PMKRI Cabang Ende melalu Presidium Gerakan Masyarkat,  Longginus Kota Setu menilai pemerintah  lamban dalam merespon bencana kerusakan jalan tersebut.

“Kerusakan ini terjadi sejak seminggu yang lalu, namun sampai hari ini pemerintah terkesan masa bodoh dan tidak merespon bencana ini.”

Hal senada juga dikeluhkan oleh warga dan tokoh muda dari Wewaria. Son Sollano, tokoh muda dari Wewaria  mengkhawatirkan kerusakan ini dapat menyulitkan aktivitas warga dan juga membahayakan pemukiman warga setempat.

Baca Juga :  Siswa SDN Mole Ende Cari Jaringan Internet Ikut ANBK

“Kondisi jalan saat ini sudah rusak parah. Posisi air sudah dekat sekali dengan badan jalan yang mengalami kerusakan. Jika tidak ditangani dengan serius, bisa-bisa masyarakat membuka jalur baru dan merusak kebun warga setempat. Selain itu, akibat banjir kali Loworea ini, pemukiman warga disekitar juga terancam”.

Menurutnya, akses jalan yang baik merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk menunjang mobilitas dan keselamatan.

“Kami berharap pemerintah segara mengambil langkah konkret demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Presidium Gerakan masyarakat PMKRI Cabang Ende.

Selain itu, Ia juga menilai pemerintah lebih fokus pada hal-hal yang sifatnya seremonial dan juga menata keindahan kota, sedangkan masalah yang cukup urgen diabaikan.

Baca Juga :  Fraksi Golkar DPRD Ende Apresiasi Pemerintah Genjot PAD, Tetapi Jangan Persulit Hak ASN

“Pemerintah sepertinya mengabaikan hal-hal yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat demi program-program yang sifatnya menata kota  demi keindahan mata”.

Camat Wewaria, Fidelis Bela kepada Florespos.net, Rabu (8/4/2026) pagi mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan kondisi kepada pemerintah kabupaten melalui Dinas PU untuk kordinasi dengan Dinas PU Provinsi NTT.

“Sudah dilaporkan dan sedang dibangun kordinasi antara Dinas PU Ende dan Provinsi untuk diperbaiki,” kata Fidelis.

Dikatakannya bahwa saat ini jalan tersebut bisa dilalui kendaraan karena belum hujan. Namun saat hujan jalan tersebut tidak bisa dilalui. Pemerintah Kecamatan sedang berkordinasi dengan warga pemilik lahan agar bisa membuka jalur alternatif saat hujan.

“Sekarang bisa lewat tapi saat hujan tidak bisa lewat. Wilayah utara sering – sering hujan maka  kita harus cari alternatif buka jalan sementara untuk arus lalu lintas kendaraan”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Ngada Serahkan Bantuan Untuk Stasi Waturoka dan Satuan Pendidikan
Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:27 WITA

Bupati Ngada Serahkan Bantuan Untuk Stasi Waturoka dan Satuan Pendidikan

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA