ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Bupati Ende, Dr Domi Mere mengatakan pemerintah Kabupaten Ende pada tahun ini akan melakukan pembenahan dan penataan taman dalam kota namun lapangan Pancasila yang menjadi tempat bersejarah tetap dipertahankan.
Wabup Ende mengatakan hal tersebut saat memberikan ucapan selamat Idul Fitri dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende kepada umat muslim saat Sholat Idul Fitri di lapangan Pancasila, Sabtu (21/3/2026) lalu.
Dr Domi Mere mengatakan di momentum yang berahmat tersebut pemerintah menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah akan melakukan pembenahan dan penataan taman.
Namun lapangan Pancasila tempat bersejarah dan taman renungan Bung Karno akan tetap dipertahankan dan ditatah sebagai tempat upacara dan tempat ibadah sholat Ied bagi umat muslim.
Wabup Ende pada kesempatan itu mengajak seluruh umat beragama di daerah ini menjaga nilai- nilai persaudaraan yang telah tertanam dalam kehidupan bersama.
“Mari kita terus menjaga nilai- nilai toleransi, persaudaraan dan gotong royong demi mewujudkan masyarakat Ende damai dan harmonis. Selamat hari raya Idul Fitri untuk umat muslim di daerah ini”.
Bupati Ende, Yoseph Badeoda beberapa waktu lalu juga telah menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan penataan taman dalam kota.
Pemkab Ende akan membangun waterboom, kolam renang sauna, GOR indoor untuk lapangan voly dan basket dan tenis meja. Selain itu pemkab Ende juga akan menghadirkan aquarium besar yang masuk dalam kawasan taman kota di sekitar kawasan lapangan KONI dan taman Rendo.
Sedangkan lapangan Pancasila, Kata Bupati Ende tetap dipertahankan, akan dibuat jogging track dan ditanami rumput. Area tengah tetap jadi tempat apel dan sholat.
Sebelumnya seperti diberitakan beberapa media, pemerintah akan melakukan penataan lapangan Pancasila menjadi taman kota. Namun rencana ini langsung diprotes warga dan meminta pemerintah agar tidak melakukan pembangunan dengan konsep taman di lapangan tersebut.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










