Keadilan untuk Noni, Keluarga Korban Ungkap Empat Barang Bukti Belum Ditemukan Polres Sikka - FloresPos Net

Keadilan untuk Noni, Keluarga Korban Ungkap Empat Barang Bukti Belum Ditemukan Polres Sikka

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Ribuan umat Katolik Keuskupan Maumere bersama keluarga korban menggelar misa requem dan aksi seribu lilin di Patung Kristus Raja Maumere, Rabu (18/3/2026).

Aksi Diwali dengan berjalan kaki selepas Gereja Katolik Spiritu Santo Misir yang diikuti oleh keluarga korban, teman seperguruan korban dari THM dan THS serta ribuan umat Katolik di Maumere.

Noni nama panggilan Noni sapaan karib Stevania Trisanti Noni, korban pembunuhan sadis yang diduga dilakukan FRG, seorang remaja putra berusia 16 tahun yang tak lain merupakan kakak kelasnya di SMP MBC Ohe.

“Selama ini pihak polisi Polres Sikka bekerja berdasarkan tekanan dan ini terbukti.Kami keluarga sampai hari ini merasa pihak penyidik Polres Sikka belum professional dalam mengungkap kasus ini,” sebut Fabianus Beto, perwakilan keluarga korban usai aksi doa di Patung Kristus Raja Maumere,Rabu (18/3/2026).

Fabi sapaannya mengatakan, keluarga korban bersama Forkoma PMKRI, PMKRI Maumere, GMNI Sikka, BEM Unipa, perguruan THM dan THS serta GRIB Sikka akan terus menggelar aksi.

Baca Juga :  Kebijakan Tutup Air Irigasi Mbay Ciptakan Konflik Sosial

Pihaknya akan tetap melakukan upaya untuk meminta proses hukum ini tetap berjalan dan memaksa Polres Sikka agar siapapun yang terlibat dalam kasus ini harus bertanggungjawab.

“Kami akan terus melakukan aksi dan aksi yang kami lakukan akan semakin besar dengan melibatkan banyak massa,” tegasnya.

Fabi mengakui pihak keluarga sering katakan proses pencarian, proses pemberitahuan dari keluarga kepada pihak kepolisian tidak dianggap.

Ini terbukti dimana pihak keluarga sendiri yang melakukan pencarian korban dan menemukan sendiri jenasah korban di pinggiran Kali Napun Koja Gelo, Dusun Woloklereng pada hari Senin 23 Februari 2026 lalu.

Dia menegaskan, proses penetapan tersangka yang dilakukan Polres Sikka juga sangat lambat bahkan sejak proses pulbaket dan penyidikan.

“Sampai sekarang penyidik juga belum menemukan barang bukti sehingga keluarga mengatakan polisi lambat dalam menangani perkara ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Sikka Tegaskan Tidak Pernah Melarang Penjualan BBM Eceran Untuk Kebutuhan Ekonomi Rumah Tangga

Empat barang bukti yang belum ditemukan beber Fabi yakni pakaian korban, telepon genggam milik korban, tiga jari korban yang terpotong hingga rambut korban.

Ia menyebutkan sebuah fenomena yang sangat tidak masuk akal dimana garis polisi hanya dipasang di depan rumah tersangka, tidak menyeluruh hingga ke belakang rumah.

Bahkan saat keluarga dan kuasa hukum keluarga korban melakukan napak tilas di lokasi kejadian, pihaknya mendapati berkas darah namun belum berani menyimpulkan ini darah apa.

“Di tempat kami menemukan bercak darah dan lokasi adanya bekas pembakaran sesuatu, tidak ada garis polisi.Kemampuan berpikir polisi untuk menentukan zona TKP itu seperti apa sebab garis polisi hanya dipasang di depan rumah,” ucapnya.

Fabi menambahkan, di bagian belakang rumah yang merupakan satu kesatuan kejadian tidak dipasang police line (garis polisi) dan sampai sekarang pun empat barang bukti saja belum ditemukan. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kapolda NTT Sambangi Istana Keuskupan Agung Ende dan Salurkan Bantuan
BNPB Fasilitasi Pemulangan Pengungsi Terpusat di Kota Maumere
Pemda Ngada Telah Salurkan 7.689 Paket Logistik kepada Masyarakat Terdampak Gempa
Butuh Penanganan Medis Segera, Helikopter Evakuasi 4 Warga Manggarai Timur ke RS Labuan Bajo
Peduli Korban Gempa Flores, PT Jababeka dan CAM Salurkan Ribuan Paket Sembako ke Ende
Pemerintah Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores, DPRD Ende Minta Evaluasi Tahap Pertama
Panitia Perayaan Pancawindu Yasbida St. Vinsensius Gelar Pertandingan Antar Pasien ODGJ di Panti Santa Dymphna
Pemda Manggarai Terus Turun Data Bangunan Rusak dari RT ke RT
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:45 WITA

Kapolda NTT Sambangi Istana Keuskupan Agung Ende dan Salurkan Bantuan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WITA

BNPB Fasilitasi Pemulangan Pengungsi Terpusat di Kota Maumere

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Pemda Ngada Telah Salurkan 7.689 Paket Logistik kepada Masyarakat Terdampak Gempa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:56 WITA

Butuh Penanganan Medis Segera, Helikopter Evakuasi 4 Warga Manggarai Timur ke RS Labuan Bajo

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Peduli Korban Gempa Flores, PT Jababeka dan CAM Salurkan Ribuan Paket Sembako ke Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

BNPB Fasilitasi Pemulangan Pengungsi Terpusat di Kota Maumere

Jumat, 28 Agu 2026 - 21:00 WITA