Serahterima Program OPLAH Kelompok P3A Soafuti Ngada, Noywuli: Jaga dan Kelola secara Bertanggungjawab - FloresPos Net

Serahterima Program OPLAH Kelompok P3A Soafuti Ngada, Noywuli: Jaga dan Kelola secara Bertanggungjawab

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan kegiatan serah terima paket pekerjaan jaringan irigasi Program Optimasi Lahan Non Rawa (OPLAH) kepada Kelompok P3A Soafuti, Senin (2/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Pape, Kecamatan Bajawa ini dihadiri langsung oleh Asisten II Setda Ngada Nicolaus Noywuli mewakili Bupati Ngada.

Program OPLAH Tahun 2025 ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan lahan sawah non rawa yang belum diolah atau belum dimanfaatkan secara optimal.

Melalui pembangunan jaringan irigasi, program ini bertujuan mendukung peningkatan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan dengan dukungan anggaran APBN Tahun 2025.

Secara keseluruhan, sasaran kegiatan OPLAH tersebar di lima kecamatan pada 33 kelompok tani dengan total panjang saluran terbangun mencapai 12,9 kilometer, yang disesuaikan dengan kondisi sumber air di masing-masing lokasi.

Baca Juga :  Komunitas Syuradikara Kembali Gelar Parade Kitab Suci di Kota Ende

Untuk Kelompok P3A Soafuti di Desa Pape, pembangunan saluran irigasi tersier telah dilaksanakan sepanjang 625 meter dengan dukungan anggaran sebesar Rp 184.000.000.

Infrastruktur ini melayani luas lahan sekitar 40 hektare dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 145 orang.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pola swakelola oleh kelompok tani sebagai penerima manfaat, dengan mengedepankan prinsip partisipatif dan kemandirian petani.

Asisten II Setda Ngada, Nicolaus Noywuli menegaskan pembangunan jaringan irigasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas areal tanam, meningkatkan indeks pertanaman, serta mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Pemerintah Kabupaten Ngada, katanya berharap agar anggota P3A dan kelompok tani menjaga serta mengelola jaringan irigasi yang telah dibangun ini secara bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat tani.

Baca Juga :  Pilkada Ngada, AP-RB Berpotensi Jilid Dua

Kegiatan serah terima ditandai dengan penyerahan dokumen pekerjaan dan peninjauan langsung saluran irigasi oleh Asisten II Setda Ngada bersama kelompok P3A.

Ketua Kelompok P3A Soafuti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ngada atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada petani.

Mereka mengungkapkan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya pada pembangunan saluran irigasi, tetapi juga melalui dukungan pupuk, pendampingan penyuluh, serta berbagai program pertanian lainnya yang sangat membantu meningkatkan produktivitas dan semangat kerja petani di lapangan.

Bagi para petani, kehadiran jaringan irigasi ini menjadi pelengkap dari berbagai intervensi yang telah dirasakan sebelumnya.

Mereka berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kelompok tani terus terjaga, sehingga sektor pertanian di Kabupaten Ngada semakin kuat, mandiri, dan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU
22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya
GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1
Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere
Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’
Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:08 WITA

UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:21 WITA

22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:45 WITA

GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Berita Terbaru

Nusa Bunga

GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:45 WITA