Puluhan Kerbau dan Kuda Betina yang Dicurigai Akan Diselundupkan ke Jeneponto Hilang - FloresPos Net

Puluhan Kerbau dan Kuda Betina yang Dicurigai Akan Diselundupkan ke Jeneponto Hilang

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempat tambatan kerbau dan kuda di Desa Nggolonio-Mbay sdah kosong.

Tempat tambatan kerbau dan kuda di Desa Nggolonio-Mbay sdah kosong.

MBAY, FLORESPOS.net-Puluhan kerbau dan kuda betina yang diduga akan diselundupkan ke Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan melalui jalur tikus di Desa Nggolonio, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, hilang dari tempat penampungan. Sebanyak 16 kerbau betina dan 15 ekor kuda betina yang ditampung di lahan milik Ipin warga Nggolonio, tidak ditemukan lagi pada Kamis (5/2/2026) malam.

Hal itu diketahui Florespos.net pada Kamis (5/2/2026) malam ketika mengecek di lokasi penampungan di Desa Nggolonio sudah tidak ada. Hal yang sama kuda betina yang di ikat samping rumah milik Ipin tidak ada terlihat satupun.

Baca Juga :  Cegah Pekat, Polres Nagekeo Lakukan Patroli Rutin

Media ini mencoba menghampiri kediaman Ipin yang diduga lahannya dijadikan tempat diikatnya kuda dan kerbau betina itu, namun orang tidak berada di tempat. Media ini mencoba menghubungi melalui telepon genggam miliknya Ipin tidak aktif.

Berdasarkan informasi yang di dapat Florespos.net, kamis malam, bahwa puluhan kerbau betina dan kuda betina sudah bergeser ke wilayah Riung atau wilayah Reo, Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara Kasat Pol PP Kabupaten Nagekeo, Muhayan Amir, ketika di hubungi Florespos.net, Kamis (5/2/2026) malam mengaku kaget karena hewan tersebut sudah tidak berada di lokasi penampungan.

Baca Juga :  Pater Paskalis Patut O.Carm Bagikan Sembako dan Baju Natal untuk Belasan Keluarga Sederhana

“Pemilik hewan itu telah membuat surat perjanjian, dan dalam surat itu salah satu poin mengatakan barang bukti itu tidak boleh hilang apa bila di kemudian hari di butuhkan untuk tindak lanjut prosesnya,” kata Muhayan Amir.

Berita sebelumnya Ipin salah satu pemilik lahan mengaku puluhan kerbau betina dan kuda betina tersebut akan di kirim ke Jeneponto. Sebenarnya hewan ini akan dikirim pada Jumat (30/1/2026) kita mau muat. Tapi diketahui oleh aparat Kepolisian Resor Nagekeo dan TNI makanya tidak jadi muat,” ujarnya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’
SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi
Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah
Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 
Gelar Muscab, ITDM Flores Timur Cabang Ende Siap Bertransformasi Menjadi Lebih Berkualitas
Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT
Produksi Padi pada Musim Tanam Oktober-Maret di Ende Diproyeksi Meningkat
Kasus Pengadaan Ambulans di Polres Ende Tuntas, Masih Tertahan Galian C
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:06 WITA

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’

Sabtu, 11 April 2026 - 15:07 WITA

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:06 WITA

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WITA

Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 

Jumat, 10 April 2026 - 20:28 WITA

Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT

Berita Terbaru

Opini

Buzzer, Akun Anonim dan Ancaman bagi Demokrasi Lokal

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:39 WITA

Nusa Bunga

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 15:07 WITA

Polisi dibantu warga memasang garis polisi pada pondok  tempat penemuan jenazah seorang pelaljar yang meninggal tidak wajar.

Nusa Bunga

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 Apr 2026 - 14:06 WITA