LARANTUKA, FLORESPOS.net-KSP CU Sinar Saron sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XX Tahun Buku 2025 dengan fokus utama pada penguatan kualitas kredit sebagai jantung keberlanjutan lembaga.
Ketua Pengurus, RD. Wilhelmus Ola Lanan menekankan bahwa kualitas kredit merupakan “darah” bagi organisasi, sehingga kedisiplinan dalam mengangsur adalah wujud kepedulian nyata terhadap sesama anggota.
Administrator Apostolik Keuskupan Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung membuka kegiatan secara resmi dan mengajak seluruh anggota untuk menjadikan CU sebagai ekspresi iman serta alat kerukunan umat beragama.
Keuskupan bahkan mendorong program agar CU mulai menyentuh basis komunitas terkecil melalui KBG-KBG sebagai model kemandirian ekonomi.
Apresiasi terhadap kemajuan manajemen menjadi sorotan dalam sambutan PUSKOPCUINA yang diwakili Komite Keuangan dan Tata Kelola PUSKOPCUINA, Johan Daretah.
Ia mengapresiasi CUSSar yang mencatat keberhasilan staf dalam meraih sertifikasi serta pertumbuhan jumlah anggota yang hampir mencapai angka ideal.
Di sisi lain, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Flores Timur yang turut hadir dalam RAT ini mengingatkan pentingnya digitalisasi untuk mempercepat pelayanan serta melihat potensi besar pada anggota yang belum meminjam sebagai modal meningkatkan pinjaman beredar.
Tantangan eksternal berupa kemunculan program Koperasi Desa Merah Putih turut dibahas oleh DEKOPINDA, yang mengimbau CU Sinar Saron untuk terus memberikan pelayanan prima agar tetap eksis dan kokoh di wilayah Flores Timur dan Lembata.
Dalam sesi pleno, dinamika rapat diwarnai oleh berbagai masukan kritis dari peserta terkait kebijakan finansial dan operasional. Anggota menyuarakan aspirasi mengenai penurunan bunga pinjaman bagi kalangan menengah ke bawah, dan usulan tunjangan tetap bagi aktivis di tahun buku 2026.
Terkait pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), forum menyepakati alokasi 50% untuk dana cadangan risiko sesuai kontrak solidaritas guna memperkuat modal lembaga yang masih minus.
Rapat ditutup dengan penegasan komitmen “Sekali Sinar Saron tetap Sinar Saron” sebagai simbol loyalitas seluruh insan CU dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. *
Penulis : Anselmus DW Atasoge
Editor : Wentho Eliando










