Kata Save the Children–Krisis Iklin Merenggut Hak Anak - FloresPos Net

Kata Save the Children–Krisis Iklin Merenggut Hak Anak

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Laporan Voluntary National Review SDG’s tahun 2025 menunjukan bahwa krisis iklim telah merenggut hak-hak anak di berbagai wilayah Indonesia.

Dampak krisis iklim mengganggu pola makan dan kesehatan anak, menurunkan pendapatan keluarga, serta meningkatkan risiko perlindungan terutama dalam situasi bencana.

“Kajian Bersama Save the Children dengan Humanitarian Forum Indonesia pada Desember 2025, juga menemukan bahwa kecukupan air bersih di lokasi pengungsian masih belum merata,” sebut Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia dalam rilisnya Kamis (15/1/2026).

Baca Juga :  Save the Children Siapkan Bantuan untuk Anak-Anak dan Keluarga Korban Banjir Bali

Dessy menegaskan, krisis iklim menimbulkan masalah kesehatan bagi anak dan keluarga dimana banyak fasilitas kesehatan terdampak dan tidak mampu melayani secara optimal, kebutuhan balita, ibu hamil dan menyusui belum terpenuhi secara memadai.

Ia mengatakan, menghadapi situasi ini, Save the Children Indonesia menekankan pentingnya pendekatan perlindungan anak yang komprehensif dan terintegrasi.

Disebutkan, memasuki tahun 2026, terdapat sejumlah prioritas mendesak antara lain memperkuat keamanan digital anak melalui peningkatan keterampilan.

Selain itu, sistem perlindungan dan partisipasi anak, guru serta orang tua; meningkatkan literasi adaptasi krisis iklim dan aksi iklim yang bermakna bagi anak.

Baca Juga :  Pemkab Ende dan JPIC SSpS Flores Bagian Timur Launching Gerakan Peduli Sampah

“Juga memastikan pemenuhan hak anak dalam tahapan transisi pemulihan pasca bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat,” ungkapnya.

Dessy mengatakan, menuju Indonesia Emas 2045, investasi terbesar kita adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan aman, sehat dan tangguh menghadapi krisis dan perubahan zaman.

Dirinya menegaskan, tanpa perlindungan dan pemenuhan hak anak hari ini, cita -cita itu akan sulit tercapai. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere
Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’
Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar
Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC
Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara
Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WITA

Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:30 WITA

Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:16 WITA

PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’

Senin, 3 Agu 2026 - 20:20 WITA

Nusa Bunga

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agu 2026 - 14:08 WITA