UPTD Pendapatan Ende Diberikan Target Rp 53 Miliar, Alfons: Kami Kerja Keras - FloresPos Net

UPTD Pendapatan Ende Diberikan Target Rp 53 Miliar, Alfons: Kami Kerja Keras

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Ende, Badan Pendapatan Provinsi NTT tahun ini diberikan target sebesar Rp 53 Miliar lebih.

Target pendapatan tersebut bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan dan penerimaan lainnya.

Kepala UPTD Pendapatan Wilayah Ende, Alfonsus Juli kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026) mengatakan target tersebut cukup berat. Namun pihaknya tetap bekerja keras untuk mencapai atau minimal mendekati target yang diberikan.

“Itu target yang sangat tinggi tapi kami harus bekerja keras untuk mencapainya. Kami harus berusaha dan memaksimalkan semua potensi,” katanya.

Baca Juga :  Ende Sudah Meletakkan Standar Tinggi di ETMC, Namun Ada Catatan yang Mesti Diperhatikan

Alfons menyebutkan target tersebut sangat tinggi atau naik seratus persen lebih karena pada tahun lalu target yang diberikan Rp 28 miliar namun yang terealisasi sekitar Rp 12 miliar lebih.

Alfons mengatakan terhadap target tersebut pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya melakukan operasi door to door dan turun hingga ke kecamatan dan desa serta operasi tilang di lapangan.

Selain itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan yang masih menunggak agar sadar akan pajak.

Baca Juga :  BPJS Ende Sosialisasi Program JKN ke Dosen dan Karyawan Uniflor

“Kami sedang berkordinasi dengan SPBU dalam kota agar membantu memberikan informasi atau menyampaikan kepada pengendara saat mengisi BBM,” kata Alfons.

Alfons juga menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi yaitu sebagian kendaraan yang sudah rusak berat namun masih tercatat dan masuk dalam target. Kedepannya akan dilakukan pemetaan agar kendaraan tersebut tidak lagi tercatat dan masuk dalam target.

“Banyak kendaraan yang sudah rusak bahkan sudah pindah tangan keluar daerah tapi masih dicatat. Itu mesti dipetakan lagi agar target kita sesuai dengan realitas,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05 WITA

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:17 WITA

Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:35 WITA

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:05 WITA

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:37 WITA

Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal

Berita Terbaru

Advertorial

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:05 WITA