Valens Daki-Soo Soal Jiwa Kewirausahaan–‘Kaum Muda Perlu Ditempa’ - FloresPos Net

Valens Daki-Soo Soal Jiwa Kewirausahaan–‘Kaum Muda Perlu Ditempa’

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Pengusaha Valens Daki-Soo mengatakan, jiwa kewirausahaan atau ‘entrepreneurship’ perlu dimekarkan, ditempa dan dikembangkan di kalangan kaum muda.

“Dengan begitu generasi muda kita bisa keluar dari cangkang kesulitan ekonomi dan juga tidak terlampau menaruh harapan pada peluang menjadi pegawai negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN),” kata Valens kepada Florespos.net di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Dikatakannya, setelah cukup lama tinggal di Flores dirinya mengamati dan menyimpulkan jiwa kewirausahaan atau ‘enterpreneurship’ di kalangan kaum muda kita masih rendah.

“Tentu butuh penelitian tentang hal ini, namun saya dapat kesimpulan ini berdasarkan observasi di lapangan, berbincang dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan muda sendiri,” ujar Valens Daki-Soo yang populer disapa VDS.

Menurutnya, pemerintah harus menempatkan peningkatan jumlah wirausahawan sebagai salah satu poin penting dan strategis dalam upaya pembangunan.

Kalangan muda harus menjadi sasaran utama dalam proses dan upaya ini. “Jika tidak, jiwa kewirausahaan kelompok muda akan tetap rendah dan hal itu kontraproduktif bagi kemajuan daerah dan bangsa,” katanya.

VDS bilang, jumlah ideal wirausahawan di Indonesia untuk menjadi negara maju adalah minimal 4% dari total penduduk, bahkan ada target mencapai 10-14%. “Data menunjukkan Indonesia masih kekurangan wirausahawan untuk mendorong ekonomi lebih kuat,” katanya.

Baca Juga :  Nahas, Empat Bangunan Ludes Terbakar di Kota Ruteng

Kemampuan Kreatif dan Inovatif

VDS menjelaskan, kewirausahaan (enterpreneurship) adalah proses dan kemampuan kreatif dan inovatif dalam menciptakan, mengembangkan, dan mengelola bisnis atau usaha dengan menciptakan dan memanfaatkan peluang, mengelola risiko, serta mengerahkan segala sumber daya yang ada.

“Seorang wirausaha mampu mendayagunakan pikiran, tenaga dan jejaringnya untuk menghasilkan nilai tambah, keuntungan, dan perubahan positif bagi diri sendiri maupun masyarakat. Kata wirausaha itu terdiri dari kata ‘wira’ yang berarti pejuang, petarung dan kata ‘usaha’ yang maknanya kita semua paham.”

Artinya, kata VDS, “wirausaha atau enterpreneur itu lebih daripada hanya pengusaha. Semua enterpreneur pasti adalah pengusaha, tapi tidak semua pengusaha adalah entrepreneur.”

Kewirausahaan, lanjut VDS, bukan hanya tentang soal memiliki usaha, tetapi tentang jiwa atau spirit dan karakter seorang wirausahawan yang peka dan adaptif terhadap perubahan, kreatif menciptakan dan mengolah peluang, berani mengambil risiko, dan mampu menciptakan sesuatu yang baru dan bernilai bagi diri dan komunitasnya.

Wirausahawan Tidak Mesti Berlatar Belakang Bisnis

Valens Daki-Soo adalah Pendiri dan Direktur Utama PT Veritas Dharma Satya (VDS Group), sebuah grup usaha yang bergerak di bidang pelatihan dan konsultasi bisnis (training dan consulting), manajemen SDM (HRD management), jasa keamanan (security services), jasa logistik (logistics services), dan penerbitan buku (publishing).

Baca Juga :  Menaker Yassierli Ingatkan Kepala Daerah Tetapkan UMP dan UMK Tepat Waktu

Dia juga mendirikan kantor hukum VDS Law Firm dan PT Veritas Media Bangsa yang menerbitkan portal berita Indonesia satu.co.

Dia mengaku, latar belakangnya bukan dari bisnis, karena secara akademis dia berlatar filsafat, teologi dan hukum. Kiprahnya lebih banyak di dunia keamanan, termasuk penanganan terorisme dengan menjadi staf khusus Komjen Pol Gories Mere, perintis dan Kepala Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri yang pertama.

Sebelumnya dia telah lama menjadi staf khusus Letjen TNI Kiki Syahnakri sejak Kiki menjabat Asisten Operasi KSAD, Panglima Penguasa Darurat Militer Timor Timur, Pangdam IX/Udayana. Terakhir Kiki menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).

“Orang tua saya jauh sekali dari urusan bisnis. Mendiang ayah saya seorang guru dan ibu saya petani sekaligus ibu rumah tangga. Saya mengalami fase perjuangan yang berat pada awal hidup di Jakarta dulu. Namun, saya bisa–katakanlah– menaklukkan Jakarta yang keras dengan tekad kuat, perjuangan tanpa henti, niat baik, kerja rajin, menjalin jaringan. Tentu, selalu berdoa dan yakin pada kuasa Tuhan. Jadi, siapapun Anda dan apapun latar keluarga dan sekolahmu, Anda bisa menjadi wirausahawan, pebisnis,” imbuh VDS. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Berita Terbaru