Dua Minggu Pemerintah Tak Respon–Tiga Batu Tungku Wewaria Swadaya Perbaiki Deker di Tendaleo - FloresPos Net

Dua Minggu Pemerintah Tak Respon–Tiga Batu Tungku Wewaria Swadaya Perbaiki Deker di Tendaleo

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Beberapa titik jalan di jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Ende saat ini rusak berat. Salah satu titik kerusakan yaitu di Dusun Tendaleo, Desa Mautenda Kecamatan Wewaria.

Di titik tersebut sebuah deker ambruk atau jebol dan menghambat arus lalu lintas menuju pantura sejak dua minggu lalu. Meski demikian pemerintah provinsi yang menangani jalan itu dan pemerintah Kabupaten Ende tidak respon dan turun melihat apa lagi melakukan perbaikan.

Tokoh agama, tokoh masyarakat setempat sempat berkomunikasi dengan pemerintah namun jawaban tak ada anggaran.

Melihat kondisi ini, tiga batu tungku (pemerintah, tokoh agama, tokoh adat) berinisiatif menggerakkan stakeholder dan masyarakat di wilayah itu melakukan aksi swadaya memperbaiki deker tersebut. Aksi perbaiki deker tersebut dilakukan pada Senin 15 Desember hingga Selasa 16 Desember 2025.

Baca Juga :  Pol PP Bongkar APK Pilkada di Sikka

Pastor Kuasi St Ludgerus Tanili, RD Safan Rengu kepada Florespos.net, Rabu (17/12/2025) pagi mengatakan jalan tersebut adalah akses penting bagi masyarakat ke wilayah utara.

Jika dibiarkan seperti ini maka akan mengganggu dan menghambat akses masyarakat.

“Saya lihat ada jembatan darurat dan masyarakat membantu pengendara melintas lalu menarik pungutan. Kondisi ini tidak baik dan tidak boleh dibiarkan terlalu lama,” kata RD Safan.

Melihat kondisi tersebut dan lambannya respon dari pemerintah, kata RD Safan, ia bersama Camat Wewaria, Kepala Desa, Mosalaki setempat, Kapolsek, Dandramil menggerakkan masyarakat melakukan aksi swadaya memperbaiki deker tersebut.

“Kita paham kalau menunggu pemerintah maka pasti ada prosedur dan itu pasti terlambat. Maka kami berinisiatif bekerja dengan swadaya dari masyarakat dan bantuan dari pihak swasta seperti PT Yetty Dharmawan,” kata RD Safan.

Baca Juga :  Penyidik Polres Ende Tetapkan VK dan IGS, Tersangka Baru Pengadaan Mobil Ambulans

Ia mengatakan kerja tersebut murni swadaya dari masyarakat dan dukungan  dari pihak swasta.

“Kami kerja dua hari dari pagi sampai malam, makan minum ditanggung oleh masyarakat. Saat ini sudah selesai tetapi ditutup karena masih basah,” katanya.

Camat Wewaria, Fidelis Pela mengatakan pemerintah kecamatan mengambil langkah menginisiasi gerakan ini dengan tujuan agar menjaga arus lintas di jalur tersebut menjelang natal dan tahun baru.

“Terima kasih kepada tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, TNI dan Polri di Kecamatan Wewaria yang sudah bergerak dalam aksi swadaya ini,” katanya. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA