Prediksi BMKG Provinsi NTT Memiliki Intensitas Hujan Sangat Lebat pada 13-14 Desember 2025 - FloresPos Net

Prediksi BMKG Provinsi NTT Memiliki Intensitas Hujan Sangat Lebat pada 13-14 Desember 2025

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang. Ilustrasi cuaca ekstrem.(SHUTTERSTOCK/ND700)

Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang. Ilustrasi cuaca ekstrem.(SHUTTERSTOCK/ND700)

JAKARTA, FLORESPOS.net-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada Sabtu (13/12/2025) serta Minggu (14/12/2025). Dalam Prediksi BMKG sebagaimana dikutip dari KOmpas.com, Provinsi NTT massuk dalam katagori wilayahdengan curah hujan sangat lebat.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar.

“Terus memantau informasi terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infoBMKG, atau aplikasi InfoBMKG, agar dapat merencanakan kegiatan dengan lebih nyaman,” terang BMKG dikutip dari laman resminya.

Selain itu, diimbau juga agar menghindari area terbuka saat hujan disertai petir atau angin kencang, serta menjauhi pohon, bangunan, atau infrastruktur yang terlihat rapuh demi keamanan.

Penyebab hujan lebat dan angin kencang

Dinamika atmosfer dalam sepekan ke depan menunjukkan bahwa Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia barat Lampung masih berpotensi memberikan dampak tidak langsung berupa hujan berintensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah.

Selain itu, Bibit Siklon Tropis 93S juga diprediksi di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba yang dapat membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang. BMKG juga memprakirakan perpaduan fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal akan mempengaruhi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.

Baca Juga :  Pemilih Pemilu 2024 di Manggarai, Terbanyak di Kecamatan Langke Rembong

Salah satu fenomena global tersebut adalah Dipole Mode Index (DMI) yang saat ini tercatat bernilai −0.63. Nilai DMI tersebut mengindikasikan adanya potensi peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian barat.

Kemudian, terdapat kondisi suhu muka laut yang hangat di pesisir barat Sumatera, perairan selatan Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Selain itu, kondisi El Nino-Southern Oscillation (ENSO) yang ditandai dengan nilai indeks Nino 3.4 sebesar -0.45 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +2.7.

Kondisi tersebut tidak signifikan terhadap peningkatan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian timur. Pada skala regional, ada Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator yang aktif di beberapa lokasi Samudra Hindia, berkontribusi terhadap peningkatan awan hujan.

Prakiraan hujan pada 13-14 Desember 2025

Dilansir dari laman resmi, berikut prakiraan BMKG mengenai wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada 13-14 Desember 2025:

Baca Juga :  8 Negara Ikuti IFG Labuan Bajo Maraton

Sabtu, 13 Desember 2025

Hujan sedang-lebat: Sumatera Barat Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Banten Jawa Barat Jawa Timur Bali Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Timur Kalimantan Utara Kalimantan Selatan Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Papua Barat Daya Papua Barat Papua Papua Selatan.

Hujan lebat-sangat lebat: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan. Angin kencang: Banten.

Minggu, 14 Desember 2025

Hujan sedang-lebat: Sumatera Bara,t Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.

Hujan lebat-sangat lebat: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Maluku. Angin kencang: Banten. *

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2
Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo
BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:26 WITA

Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2

Kamis, 24 September 2026 - 12:29 WITA

Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA