Jalan Provinsi Dangka Mangka-Benteng Jawa-Dampek di Manggarai Timur Rusak Parah - FloresPos Net

Jalan Provinsi Dangka Mangka-Benteng Jawa-Dampek di Manggarai Timur Rusak Parah

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan Provinsi Dangka Mangka- Benteng Jawa- Dampek yang tersisa hanya batu dasar jalan.

Kondisi jalan Provinsi Dangka Mangka- Benteng Jawa- Dampek yang tersisa hanya batu dasar jalan.

BORONG, FLORESPOS.net–Ruas Jalan Provinsi Dangka Mangka- Benteng Jawa- Dampek di Kabupaten Manggarai Timur kini rusak parah. Jalan ini hancur total dan membuat akses masyarakat Manggarai Timur sangat terganggu. Warga ManggaraiTimur mendesak pemeritah  provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Timur untuk segera melakukan perbaikan.

Pantauan Florespos.net, Kamis (11/12/2025) di beberapa titik yang paling parah, yakni Hutan Bangga Rangga, Kampung Pari Mawe, Tanjakan Golo Carong, selanjutnya dari Pusat Kecamatan Lamba Leda Benteng Jawa- Hingga Kampung Ajang dan dari Kampung Nanus hingga Tanah Bakok.

Pada titik tersebut kendaraan roda empat sangat sulit melintas karena kondisi jalan licin tidak beraspal. Demikian juga pengendara roda dua  sering jatuh karena jalan berlubang dan bergelombang.

Alfaro Ramli, warga yang ditemui di pertigaan Colol mengatakan, begitu banyak titik  jalan rusak berat dan kendaraan sangat sulit melintas terutama pada musim hujan. Para pengendara roda dua dan empat saat membawa penumpang harus turun di sejumlah tanjakan akibat licin dan jalan rusak parah.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV Apresiasi Pengerjaan Ruas Jalan Aeramo- Kaburea

“Kebanyakan jalan hanya sisa batu dasar karena aspal sudah terkelupas, krikil berserakan di jalan,” katanya.

Ramli mengatakan, sudah berulang kali warga, para sopir dan para pemuda memperbaiki jalur ini secara mandiri, namun tidak bertahan lama. Masyarakat meminta pemerintah untuk secepatnya memperbaiki jalur tersebut. Begitu banyak kerugian yang dialami para pengguna jalan akibat jalan yang rusak parah.

Hal senada juga disampaikan Frans Rangko. Menurut Frans, ruas jalan Provinsi Dangka Mangkang-Dampek merupakan jalur ekonomis. Perkembangan perekonomian masyarakat di kecamatan ini tumbuh cepat, setiap hari kendaraan yang melintasi jalan tersebut mencapai ratusaan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Jalur yang begitu ramai sepertinya akan terkendala dengan sarana infrastruktur jalan yang rusak berat. Jalan rawan kecelakan, selain licin dan curam juga kondisi jalan yang sudah tidak layak dilintasi kendaraan roda empat, enam dan roda dua.

Baca Juga :  Jackson-Olivia Juara Bintang Radio Ende 2024

Menurut Frans, masyarakat di 5 kecamatan yang dilalui jalaur jalan provinsi ini kecewa dengan kondisi jalan yang rusak parah serta minim perhatian pemerintah tesebut.

“Jalur ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi yang nota bene jalur Provinsi Bea Laing- Mukun- Mbajang sudah puluhan tahun belum juga tuntas. Apalagi jalur yang sekarang Dangka Mangkang- Benteng Jawa- Dampek yang sudah dialihkan. Besar harapan warga Kecamatan Lamba Leda Selatan, Lamba Leda Timur, Lamba Leda Utara, Lamba Leda, dan Sambi Rampas kepada Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Matim untuk segera lakukan perbaikan”.

Frans menambahkan, warga di lima kecamatan ini mendesak anggota DPRD Dapil Manggarai Raya supaya bisa bersuara dan perjuangkan g jalan tersebut di tingkat provinsi. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Berita ini 353 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 September 2026 - 19:40 WITA

Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Advertorial

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Senin, 21 Sep 2026 - 20:11 WITA