Polisi Belum Berikan Tanggapan Terhadap Tuntutan PMKRI di Mapolres Nagekeo - FloresPos Net

Polisi Belum Berikan Tanggapan Terhadap Tuntutan PMKRI di Mapolres Nagekeo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMKRI Cabang Ende lakukan aksi di Mapolres Nagekeo.

PMKRI Cabang Ende lakukan aksi di Mapolres Nagekeo.

MBAY, FLORESPOS.net-Kapolres  Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H belum memberikan tanggapan atas sejumlah tuntutan massa aksi dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco yang mendatangi Polres Nagekeo, Selasa (18/11/2025).

Pada aksi di pintu masuk Mapolres Nagekeo tersebut, massa aksi dari PMKRI Cabang Ende menyampaikan sejumlah tuntutan dan pernyataan sikap.

Namun terhadap berbagai tuntutan dan pernyataan sikap para aktivis mahasiswa tersebut Polres Nagekeo belum memberikan pernyataan apapun.

Florespos net telah berusaha untuk mendapatkan keterangan kepolisian sejak aksi berlangsung pada Selasa (18/11/2025) hingga hari ini Kamis (20/11/2025).

Baca Juga :  HUT ke-11, Partai Perindo Nagekeo Perkuat Konsolidasi Struktural Partai

Wartawan Florespos.net biro Mbay telah menghubungi Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. untuk meminta tanggapan terkait aksi PMKRI di Mapolres Nagekeo, namun tidak membuahkan hasil.

Ketika dihubungi melalui media sosial What’s App, Kamis (20/11/2025) Kapolres Rachmat juga tidak memberikan jawaban atas berbagai tuntutan massa aksi dari PMKRI Cabang Ende.

Kapolres Rachmat hanya memberikan jawaban singkat bahwa dirinya saat ini sedang berada di luar kota.

“Maaf bos lagi diluar kota,” tulis  Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. melalui pesan WhatsApp yang terima Florespos.net, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga :  Bupati Nagekeo: Guru Harus Petakan Kemampuan Baca Anak

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan aktivis dari PMKRI Cabang Ende melakukan aksi di sejumlah tempat di Nagekeo seperti DPRD, Kantor Bupati dan Mapolres Nagekeo.

Kedatangan para aktivis ini dikawal oleh aparat kepolisian setempat, berakhir dengan penolakan masuk ke halaman markas polisi.

Aktivis hanya diizinkan berorasi di pintu masuk, di mana mereka menyampaikan aspirasi terkait dugaan adanya sejumlah oknum kepolisian di Nagekeo terlibat dalam jaringan “mafia” yang melindungi berbagai kasus kriminal, termasuk penyalahgunaan bantuan, perdagangan manusia, dan kekerasan terhadap pekerja seks komersial. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Berita Terbaru