MAUMERE, FLORESPOS.net-Dua orang pelajar asal SMAN 1 Maumere bernama Lorenso Daseto Rodriques dan Margareth Souchin Tiwa mewakili pelajar tingkat SMA dari Provinsi NTT untuk berlaga di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Jakarta.
Keduanya akan mengikuti O2SN tingkat nasional untuk cabang olahraga karate setelah lolos seleksi di tingkat provinsi NTT dan dari Kabupaten Sikka hanya keduanya saja yang mengikuti kegiatan ini.
“Dari semua cabang olahraga, dari Kabupaten Sikka hanya mereka berdua saja yang lolos seleksi dan berhak tampil di O2SN mewakili NTT,” sebut sebut Maria Getrudis Alestri Tiwa pelatih dari Dojo Tiwa Shoto Kai Sikka, Kamis (13/11/2025).
Arye menyebutkan, pelepasan keberangkatan keduanya untuk mengikuti O2SN ini sudah dilaksanakan di Kota Larantuka, Ibukota Kabupaten Flores Timur pada Rabu (12/11/2025) bersama seorang pelajar yang mewakili cabang olahraga silat dari Flores Timur.
Pelepasan secara resmi berlangsung di SMAN 1 Larantuka yang dilakukan oleh Rofinus Laga Lamawato Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT wilayah IV yang meliputi Kabupaten Lembata, Flores Timur dan Sikka.
“Kedua atlet karate ini lolos berdasarkan penilaian dari video yang dikirimkan ke provinsi NTT. Besok keduanya akan berangkat ke Kupang bersama saya dan tanggal 16 November nanti akan berangkat ke Jakarta,” ujarnya.
Ary menyebutkan, kedua atlet karate ini berangkat bersama pelatih dengan pembiayaan dari pihak sekolah SMAN 1 Maumere baik transportasi maupun akomodasi.
Lorenso atlet putra sudah sering bertanding di O2SN sejak Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sering meraih juara nasional dalam event ini termasuk berbagai kejuaraan lainnya.
“Kedua atlet ini akan turun di kelas kata. Enso kelas kata perorangan putra dan Sounchin kelas kata perorangan putri.Semua biaya selama perjalanan ke Jakarta ditanggung pihak sekolah,” paparnya.
Lorenso baru selesai mengikuti kejuaraan dunia World Karate Federation (WKF) di Malaysia untuk mencari peringkat dunia dimana dirinya berhasil masuk peringkat 17 dunia.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










