“Keberhasilan sering kali merupakan hasil dari kerja sama, bukan individu. Sendiri kita bisa berbuat sangat sedikit, bersama kita bisa berbuat banyak hal, dan kolaborasi adalah cara kita mencapai hal-hal besar untuk meningkatkan mutu pendidikan di lembaga ini,” pinta Gregorius Ambot.
Gregorius Ambot juga menyebut ada tiga matapelajaran wajib TKA dan dua mata pelajaran pilihan. Tiga mata pelajaran wajib yakni matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Sementara mata pelajaran pilihan yakni Matematikan Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Sejarah, PKN, Prakarya, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut; Antropologi dan Bahasa Jerman.
Komitmen Dukungan
Para orang tua dan wali siswa melalui Komite, Yapesukma dan komponen sekolah dalam pertemuan itu mendukung terobosan dan inovasi yang dilakukan pihak sekolah.
Ketua Komite Kanis Tamung menyampaikan komponen pendidikan lembaga pendidikan, khususnya orang tua untuk berkolaborasi memajukan SMAS St. Gregorius.
Berkolaborasi untuk menghasilkan tamatan yang berkualitas di bidang pendidikan, bisa unggul dan berdaya saing di bidang teknologi, dan menyukseskan penerapan kurikulum yang berlaku di lembaga pendidikan itu, termasuk kebijakan untuk melakukan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII.
“Orang tua siswa siap mendukung pelbagai terobosan yang dilakukan, termasuk kebijakan Tes Kemampuan Akademik,” kata Kanis Tamung.
Dukungan serupa disampaikan Perwakilan Yapersukma Elias Palma seraya mengajak orang tua siswa untuk berkolaborasi dengan Yayasan memajukan pendidikan SMAS St. Gregorius. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










