Warga Diminta Tanam Bunga Sepanjang Bahu Jalan Utama di Kota Labuan Bajo - FloresPos Net

Warga Diminta Tanam Bunga Sepanjang Bahu Jalan Utama di Kota Labuan Bajo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 18:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Warga kiri kanan jalan utama dalam kota Labuan Bajo diminta menanam bunga dalam pot, dipajangkan di trotoar depan rumahnya demi keindahan/keasrian ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tersebut.

Permintaan sama dialamatkan kepada para pihak yang membuka usaha di sepanjang jalan utama ke barat/utara kota Labuan Bajo, juga atas alasan serupa, menambah keasrian kawasan itu.

Demikian Vinsen Gande, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Mabar, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada media ini di Labuan Bajo, Rabu (24/9/2025).

Kata dia, khusus sepanjang jalan utama jalur tadi (barat/utara Labuan Bajo) selama ini kecuali satu hotel yang menanam bunga di depan dan kiri kanan bibir jalan utama tempat usahanya. Sedangkan yang lain belum.

Sehingga, kata Kadis Gande, sepanjang jalur tersebut selama ini DLHP hanya bersih rumput kosong. Padahal kalau ditanami bunga, DLHP sekaligus menyiramnya, disamping membersihkan rerumputannya. Diharapkan bunga-bunga yang ditanam itu sesuai dengan bunga-bunga yang ditanam pemerintah.

“Daripada selama ini kami hanya bersih rumput kosong, sebaiknya mereka menanam bunga yang saya bilang tadi. Sehingga kita bersih rumput sekaligus siram bunganya,” kata Gande.

Baca Juga :  Warloka, Destinasi Baru Wisata Manggarai Barat

Tidak hanya sepanjang jalur tersebut, warga yang tinggal sepanjang jalan-jalan utama dalam kota Labuan Bajo juga begitu. Bunga-bunga dalam potnya yang mungkin sudah mati, diminta ditanami bunga lagi.

Diharapkan bunga-bunga yang ditanam itu disesuaikan dengan bunga-bunga kiri-kanan yang ditanam pemerintah. Sehingga pas DLHP menyiram bunga sepanjang jalur-jalur itu, bunga-bunga warga juga ikut disiram. Ini demi keindahan, keasrian kota, kata Kadis Gande.

Pembersihan rumput dan penyiraman bunga di jalan-jalan utama/protokol dalam kota Labuan Bajo ditangani DLHP, termasuk jalan utama di barat/utara Labuan Bajo. Itu bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Sumber biayanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dan untuk Tahun 2025 sebesar Rp. 25 juta. Tahun-tahun sebelumnya juga begitu, kata Kadis Gande.

Menurutnya, mulai 2025 penyiraman dan pembersihan rerumputan pada jalan-jalan protokol/utama dalam kota Labuan Bajo semuanya ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar, dalam hal ini DLHP.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMPN Hamar, Bupati Sikka Tegaskan Pentingnya Pendidikan

“Mulai tahun ini (2025) kita Pemkab/ DLHP urus semua. Kita yang siram dan bersihkan rumput. Sebelumnya kita hanya tangani beberapa jalan saja, termasuk taman kota. Lainnya ditangan oleh Saker (Satuan Kerja-Red),” ujar Kadis Gande.

Meski ada penambahan penangan jalur, seperti di depan SMAK Ignatius Loyola/Gereja Katedral Roh Kudus (Jalan Van Bekkum) dan lain-lain, tetapi anggarannya tetap sama, Rp. 25 juta/tahun.

Jaiadi, Pengawas Bidang Pengendalian pada DLHP pada kesempatan yang sama menambahkan, selama ini dana Rp. 25 juta biasanya tidak pakai habis. Siramnya hanya pagi dan sore setiap hari saat kering. Tetapi kalau hujan tidak siram, kecuali pembersihan rumput tetap dilakukan.

“Seperti sekarang kita tidak lagi siram bunga di jalan-jalan utama karena hujan terus. Tapi bersih rumput tetap,” kata Jaiadi.

Menyinggung jumlah tenaga yang menangani RTH dalam kota Labuan Bajo, Kadis Gande, mengatakan masih kurang.

“Idealnya kurang lebih sepuluh orang. Tetapi yang ada sekarang baru tujuh orang,” tutupnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru