Warga Aeramo dan Kampung Gelu Mauponggo Bergotong Royong Perbaiki Jembatan yang Rusak Parah - FloresPos Net

Warga Aeramo dan Kampung Gelu Mauponggo Bergotong Royong Perbaiki Jembatan yang Rusak Parah

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memakan korban 10 orang dan menyebabkan kerusakan parah pada jembatan penghubung Sawu-Gelu.

Jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat setempat karena menjadi jalur utama untuk beraktivitas sehari-hari. Warga Aeramo dan Kampung Gelu, Mauponggo pun bergotong royong memperbaiki jembatan rusak tersebut.

Baca Juga :  Korban Bencana Banjir Bandang di Mauponggo Nagekeo Bertambah Menjadi 10 Orang

“Mereka bekerja sama membersihkan material yang menumpuk dan memperbaiki struktur jembatan yang rusak. Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas dalam upaya memperbaiki jembatan ini,” salah satu tokoh muda Aeramo Jeck Mapa kepada Florespos.net, Jumat (12/9/2025) di sela-sela kegiatan itu.

Menurut dia, jembatan itu tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai penghubung antara Kecamatan Mauponggo dan Kecamatan Boawae.

Baca Juga :  Puskesmas Boganatar Perbatasan Sikka-Flotim Memprihatinkan, Perlu Ada Kebijakan Prioritas

“Dengan perbaikan jembatan ini, diharapkan mobilitas warga dapat kembali normal dan aktivitas ekonomi dapat berjalan lancar,” kata Delis, warga lainnya, di Kampung Gelu, Desa Woewolo.

Upaya gotong royong tersebut menunjukkan sinergi yang kuat di antara warga. Mereka bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu memperbaiki jembatan dan memulihkan kehidupan normal. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka
Pascagempa Berkekuatan 7,7 Magnitudo, Ratusan Warga di Nagekeo Mengungsi di Sejumlah Titik
Gempa Guncang Flores, Keuskupan Labuan Bajo Resmi Hentikan Rangkaian Penutupan Festival Golo Koe
Kemenpar dan BPOLBF Pastikan Keselamatan Wisatawan dan Identifikasi Dampak Sektor Pariwisata Pasca Gempa M 7,7 Flores
Dampak Gempa Flores, Bupati Sikka Himbau Warga Menjauhi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan
Gempa Guncang Flores, Bangunan Ruang Tunggu Penumpang Pelabuhan Laurens Say Maumere Ambruk
Gempa Flores Banyak Makan Korban, Warga Pesisir Manggarai Barat Mengungsi ke Tempat Tinggi
Gempa Guncang Nagekeo, 5 Rumah Rusak Berat, Warga Aeramo Mengungsi ke Gunung
Berita ini 329 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:39 WITA

Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:31 WITA

Pascagempa Berkekuatan 7,7 Magnitudo, Ratusan Warga di Nagekeo Mengungsi di Sejumlah Titik

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:21 WITA

Gempa Guncang Flores, Keuskupan Labuan Bajo Resmi Hentikan Rangkaian Penutupan Festival Golo Koe

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Kemenpar dan BPOLBF Pastikan Keselamatan Wisatawan dan Identifikasi Dampak Sektor Pariwisata Pasca Gempa M 7,7 Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:20 WITA

Dampak Gempa Flores, Bupati Sikka Himbau Warga Menjauhi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:39 WITA