Masyarakat Ndoso Ingin Pengelolaan Air Bersih oleh PDAM Manggarai Barat - FloresPos Net

Masyarakat Ndoso Ingin Pengelolaan Air Bersih oleh PDAM Manggarai Barat

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 11:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Masyarakat Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, menginginkan pengelolaan air minum bersih setempat oleh Perusahan Umum Daerah (Perumda) Wae Mbeliling Mabar yang sebelumnya bernama Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Wae Mbeliling.

Keinginan itu antara lain karena pengalaman yang sudah-sudah air minum bantuan pemerintah dan ditangani masyarakat setempat sepertinya kurang maksimal hasilnya.

Demikian kata anggota DPRD Mabar, Bernadus Ambat kepada Florespos.net, di Labuan Bano belum lama ini.

Baca Juga :  Perse Boyong 27 Pemain ke Soeratin Cup, Launching Akan Dihadiri Orangtua Pemain

Menurutnya, masalah air minum adalah isu yang selalu diangkat setiap kali bertemu dengan masyarakat, baik pada saat pertemuan reses maupun momen kunjungan lainnya.

Isu mengenai problem fasilitas air minum yang sulit, baik terkait fasilitas air minum yang sudah rusak maupun yang sama sekali belum dibangunkan sarana air bersih.

“Bahkan yang paling sulit adalah tentang pengelolaan dan pemeliharaan sarana air bersih yang sudah tersedia. Sedikit sekali masyarakat yang memiliki kepedulian untuk mengontrol dan memelihara sarana yang ada,“ kata Ambat.

Baca Juga :  Bunda Literasi Kabupaten Sikka Kunjungi Siswa SDN Tuabao Waiblama

Karena itu masyarakat mengharapkan pengelolaan air minum mulai dari kota sampai di desa diserah kepda PDAM, dan menerapkan retribusi bulanan.

Agar masyarakat memandang sarana air bersih itu bukan lagi sebagai barang bebas tetapi sebagai barang langka yang harus dijaga/dipelihara seluruh warga pemanfaat sarana supaya tetap terpelihara baik, kata Ambat. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA