Pedagang Demo, Tolak Indomaret di Kompleks Pasar Inpres Larantuka - FloresPos Net

Pedagang Demo, Tolak Indomaret di Kompleks Pasar Inpres Larantuka

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sejumlah pedagang Pasar Inpres Larantuka melakukan aksi demo di Kantor Bupati Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/8/2025). Para pedagang ini dengan tegas menolak pembangunan Indomart di dalam kompleks dan kawasan pasar itu.

Pantauan Florespos.net, para pedagang memakai ikat kepala bertuliskan “Tolak Indomaret”. Mereka mulai aksi dari Pasar Inpres Larantuka, lalu bergerak menggunakan mobil pick up sambil berorasi menuju Kantor Bupati Flores Timur.

Aloysius E. Da Santo, Koordinator Umum Aksi dalam orasinya mengatakan, para pedagang dengan tegas menolak pembangunan Indomaret di kompleks Pasar Inpres Larantuka. Dia beralasan, tidak ada sosialisasi dari pemerintah daerah terkait dengan rencana pembangunan Indomaret.

Baca Juga :  Poltekes  Kupang Kelas Jauh Bajawa Wisuda 66 Lulusan

Selain itu, kata Aloysius, pembangunan Indomaret dalam kompleks pasar juga melanggar UU No 20 Tahun 2008 tentang perlindungan Usaha Mikro Menengah dan Kecil tentang mengutamakan perlindungan, memelihara lingkungan hidup.

“Kehadiran Indomaret di kompleks Pasar Inpres Larantuka tentu akan mematikan ekonomi mikro menengah dan kecil. Kondisi Pasar Inpres Larantuka saat ini sangat lesu. Karena itu, kami tegas menolak kehadiran Indomaret di kompleks Pasar Inpres Larantuka,” tegas dia.

Aloysius mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi tujuh unit Alfamart di Kota Larantuka dan Kecamatan Ile Mandiri. “Apakah pemerintah sudah membuat evaluasi sehingga perlu penambahan mini market (Indomaret) baru kurang lebih 6 lagi?,” tanya dia.

Baca Juga :  Nagekeo, Potensi Rantai Pasok Ekonomi Flores

Menurut Aloysius, Alfamart yang sementara berjalan sekitar 7 unit tersebut sudah berdampak sangat besar terhadap daya beli masyarakat di Pasar Inpres Larantuka.

“Daya beli masyarakat di Pasar Inpres Larantuka menurun drastis. Tanggal 1-10 (dalam bulan) pukul 09-12 (siang) turun sekitar 60 persen. Tanggal 11-30 (dalam bulan) turun sekitar 70 persen di jam yang sama,” katanya.

Setelah melakukan orasi di Kantor Bupati, pada pedagang tersebut diterima dan beraudiensi dengan Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran.

Wakil Bupati Ignas Uran mengatakan, Pemda selalu dan tentu memberikan ruang kepada siapa saja yang berinvestasi. Dan kebijakan dan keputusan itu tentu ada dampak positif dan negatif.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 222 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA