Pedagang Demo, Tolak Indomaret di Kompleks Pasar Inpres Larantuka - FloresPos Net

Pedagang Demo, Tolak Indomaret di Kompleks Pasar Inpres Larantuka

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sejumlah pedagang Pasar Inpres Larantuka melakukan aksi demo di Kantor Bupati Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/8/2025). Para pedagang ini dengan tegas menolak pembangunan Indomart di dalam kompleks dan kawasan pasar itu.

Pantauan Florespos.net, para pedagang memakai ikat kepala bertuliskan “Tolak Indomaret”. Mereka mulai aksi dari Pasar Inpres Larantuka, lalu bergerak menggunakan mobil pick up sambil berorasi menuju Kantor Bupati Flores Timur.

Aloysius E. Da Santo, Koordinator Umum Aksi dalam orasinya mengatakan, para pedagang dengan tegas menolak pembangunan Indomaret di kompleks Pasar Inpres Larantuka. Dia beralasan, tidak ada sosialisasi dari pemerintah daerah terkait dengan rencana pembangunan Indomaret.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo Launching Bantuan Pangan 2026: 379 Ton Beras dan 75 Ribu Liter Minyak Goreng untuk 18.972 KPM

Selain itu, kata Aloysius, pembangunan Indomaret dalam kompleks pasar juga melanggar UU No 20 Tahun 2008 tentang perlindungan Usaha Mikro Menengah dan Kecil tentang mengutamakan perlindungan, memelihara lingkungan hidup.

“Kehadiran Indomaret di kompleks Pasar Inpres Larantuka tentu akan mematikan ekonomi mikro menengah dan kecil. Kondisi Pasar Inpres Larantuka saat ini sangat lesu. Karena itu, kami tegas menolak kehadiran Indomaret di kompleks Pasar Inpres Larantuka,” tegas dia.

Aloysius mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi tujuh unit Alfamart di Kota Larantuka dan Kecamatan Ile Mandiri. “Apakah pemerintah sudah membuat evaluasi sehingga perlu penambahan mini market (Indomaret) baru kurang lebih 6 lagi?,” tanya dia.

Baca Juga :  Ahmad Yohan Peduli Masyarakat, Salurkan 1.000 Paket Beras untuk Tiga Pulau di Flores Timur

Menurut Aloysius, Alfamart yang sementara berjalan sekitar 7 unit tersebut sudah berdampak sangat besar terhadap daya beli masyarakat di Pasar Inpres Larantuka.

“Daya beli masyarakat di Pasar Inpres Larantuka menurun drastis. Tanggal 1-10 (dalam bulan) pukul 09-12 (siang) turun sekitar 60 persen. Tanggal 11-30 (dalam bulan) turun sekitar 70 persen di jam yang sama,” katanya.

Setelah melakukan orasi di Kantor Bupati, pada pedagang tersebut diterima dan beraudiensi dengan Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran.

Wakil Bupati Ignas Uran mengatakan, Pemda selalu dan tentu memberikan ruang kepada siapa saja yang berinvestasi. Dan kebijakan dan keputusan itu tentu ada dampak positif dan negatif.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 218 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru