Belum Terkoneksi Listrik, Warga Rabo-Reok Manggarai Masih Memakai Lampu Pelita - FloresPos Net - Page 2

Belum Terkoneksi Listrik, Warga Rabo-Reok Manggarai Masih Memakai Lampu Pelita

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 10:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghasil Sayur

Florespos.net mencatat, sebagian besar warga Rabo berprofesi sebagai petani. Sebagian besar lahan  di kampung ini dikembangkan aneka usaha pertanian dan sayuran.

Ada warga yang mengolah tanah untuk dijadikan persawahan. Ada sebagian besar lahan ditanam sayur-sayuran seperti sawi, kangkung, kacang hijau, kacang panjang, jagung, labu besi, dan aneka jenis sayur lainnya.

Sayur-sayur yang dihasilkan warga Rabo dipasarkan ke Reo, dan pelbagai kampung di Kecamatan Reok dan Kecamatan Reok Barat. Upaya warga untuk mengolah sayur menjadi menu makanan terkendala karena tidak ada akses listrik PLN.

Sangat Prihatin

Sementara Pastor Paroki Reo RD. Mansuetus Hariman menyatakan keprihatinannya atas kondisi warga Rabo yang hingga menjelang usia 80 Tahun Kemerdekaan RI tahun ini belum terkoneksi listrik PLN.

“Kondisi yang dialami warga Rabo sangat prihatin. Sebab antara permukiman warga dengan jaringan listrik terdekat hanya  berjarak sekitar 900 meter,” kata Romo Mansu.

Baca Juga :  Direktur RS TC Hillers Maumere Sudah Ajukan Pengunduran Diri Sejak Juni 2025, Apa Alasannya?

Romo Mansu berharap agar pihak PLN, dan jajaran pemerintah mulai dari Kabupaten, Provinsi hingga Pemerintah Pusat untuk mengatasi masalah listrik yang dialami di beberapa kampung di Paroki Reo di antaranya di Rabo dan di Jengkalang, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok.

“Pihak PLN, dan jajaran pemerintah mesti merespon keluhan warga dengan memasang jaringan listrik ke Rabo dan Jengkalang,” pinta Romo Mansu.

Perhatian Presiden RI

Sejumlah warga Rabo di antaranya Albertus Ahong. Lazarus Odi (58 tahun), Vilarius Supradi, Saverius Avin, Finsensius Tason, Albertus Eris, Gordensius Aventi Temang, Theodorus Agiasto  Dasilva, Florentina Jesika Tima, Maria Rayen Niba, Imakulata Nengsi, Rosalia Narti, Sisilia Namil, Ceciliani Darmasisanti, Maria Yasinta Dirus, Felisiana Dian, Fransiska Fania Taopan, Falentinus Sopang, Donisius Bahar meminta perhatian Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperhatikan masalah penerangan listrik PLN yang belum terkoneksi ke Rabo.

Baca Juga :  Hari Filsafat Sedunia (Catatan Tentang Kebajikan yang Cerdas)

“Kami meminta perhatian Bapak Presiden RI melalui pemerintah atau instansi terkait untuk membuka akses jaringan listrik PLN ke Rabo. Kami butuh penerangan listrik PLN,” pinta warga.

Kehadiran listrik PLN di Rabo sangat penting karena selain dihuni sekitar 92 KK, juga di kampung ini ada Sekolah Dasar dan Rabo sejak tahun 2022 lalu menjadi Stasi Otonom di mana secara berkala di tempat ini dilangsungkan perayaan ekaristi khususnya kalau perayaan dilangsungkan malam hari.

Keberadaan SD dan Stasi ini tentu membutuhkan akses penerangan dan akses internet yang tidak terlepas dari koneksitas listrik PLN.*

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih
APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat
Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas
Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena
Berita ini 271 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Jumat, 24 April 2026 - 16:25 WITA

Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya

Jumat, 24 April 2026 - 16:16 WITA

Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang

Jumat, 24 April 2026 - 10:47 WITA

Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih

Jumat, 24 April 2026 - 10:43 WITA

APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:47 WITA

Nusa Bunga

APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:43 WITA