Peringati Hari Anak Nasional, Save the Children Himbau Penguatan Perlindungan Anak - FloresPos Net

Peringati Hari Anak Nasional, Save the Children Himbau Penguatan Perlindungan Anak

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 09:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Di momen Hari Anak Nasional 2025, Save the Children Indonesia kembali menegaskan bahwa anak-anak di Indonesia masih berada dalam situasi yang tidak aman dari kekerasan.

Satu dari dua anak usia 13 hingga 17 tahun pernah mengalami kekerasan fisik, psikis, atau seksual sepanjang hidup mereka dan kasus-kasus yang mencuat ke publik hanyalah sebagian kecil dari kenyataan yang terjadi setiap hari.

Save the Children dalam rilisnya menyebutkan,menurut data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA), per Juli 2025 tercatat 15.615 kasus kekerasan, dengan kekerasan seksual menjadi bentuk kekerasan tertinggi yaitu sebanyak 6.999 kasus.

Mayoritas korban adalah anak usia 13 hingga 17 tahun, dan kekerasan paling banyak terjadi di lingkungan rumah tangga (9.956 kasus), tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak.

Baca Juga :  Kata Save the Children--Krisis Iklin Merenggut Hak Anak

Bentuk kekerasan seksual yang dialami anak dan remaja sangat beragam. Mulai dari sentuhan yang tidak diinginkan, pemaksaan untuk melakukan hubungan seksual, dipaksa menyaksikan tindakan seksual, perkawinan anak, hingga diminta mengirimkan gambar atau video berisi konten seksual.

“Semua ini bisa terjadi secara langsung maupun di ruang digital, yang kini semakin rentan terhadap eksploitasi dimana ketika rumah tidak lagi menjadi tempat aman bagi anak, maka ada yang salah dalam sistem perlindungan kita,” tegas Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia.

Dessy menghimbau, sudah saatnya semua pihak, tanpa kecuali, bertindak bersama memastikan anak-anak terlindungi dan negara harus hadir, keluarga harus sadar, sekolah harus peduli, dan masyarakat harus ikut menjaga.

Baca Juga :  BENTARA NET: Menyelamatkan Masa Depan Anak dari Krisis Ganda

Ia mengatakan, anak-anak Indonesia berhak tumbuh tanpa rasa takut sehingga Save the Children Indonesia terus memperkuat sistem perlindungan anak di berbagai wilayah dengan pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

“Pendampingan dilakukan di sekolah dan komunitas untuk membangun mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan, memperkuat SOP rujukan kasus, serta mendorong praktik pengasuhan positif di tingkat keluarga,” tuturnya.

Dessy menegaskan, kesadaran tentang bahaya perundungan ditingkatkan melalui pendekatan partisipatif di lingkungan sekolah, dan ruang aman bagi anak juga dihadirkan melalui pembentukan Digital Youth Council yang mendorong partisipasi aktif anak di ranah digital.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pempus Diminta Tinjau Kembali OSS
Bupati Ngada Serahkan SK Pengelolaan Hutan Desa Inerie–Memaksimalkan Hasil Pertanian dan Perkebunan
Itwasda Polda NTT Lakukan Audit Kinerja di Polres Ende, Kapolres: untuk Pembenahan
Wabup Sikka Tegaskan Lima Hal Saat Apel ASN
Keluh Pengguna Jalan Gako-Bajawa–‘Jalan Digali Dibiarkan Lubang Menganga’
Kuasa Hukum Keluarga Korban Noni Apresiasi Kejari Sikka dan Dukungan di Tingkat Nasional
PKB Berperan Penting untuk Program Nasional
PKB Gelar Muscab Tiga Kabupaten di Bajawa–Ruang Merumuskan Gagasan dan Keputusan Strategis
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:44 WITA

Pempus Diminta Tinjau Kembali OSS

Senin, 27 April 2026 - 18:31 WITA

Bupati Ngada Serahkan SK Pengelolaan Hutan Desa Inerie–Memaksimalkan Hasil Pertanian dan Perkebunan

Senin, 27 April 2026 - 17:45 WITA

Itwasda Polda NTT Lakukan Audit Kinerja di Polres Ende, Kapolres: untuk Pembenahan

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WITA

Wabup Sikka Tegaskan Lima Hal Saat Apel ASN

Senin, 27 April 2026 - 12:28 WITA

Keluh Pengguna Jalan Gako-Bajawa–‘Jalan Digali Dibiarkan Lubang Menganga’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pempus Diminta Tinjau Kembali OSS

Senin, 27 Apr 2026 - 18:44 WITA

Nusa Bunga

Wabup Sikka Tegaskan Lima Hal Saat Apel ASN

Senin, 27 Apr 2026 - 14:00 WITA