Future School, Sinergi Lokalitas dan Globalitas (Perspektif Filsafat Pendidikan) - FloresPos Net - Page 2

Future School, Sinergi Lokalitas dan Globalitas (Perspektif Filsafat Pendidikan)

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski menjanjikan, langkah strategis ini tak lepas dari tantangan. Seperti yang diakui Bupati Anton Doni, birokrasi yang lamban dan keterbatasan fiskal bisa menjadi hambatan serius. Jika tidak diatasi, program ini terancam menjadi jargon retoris tanpa perubahan nyata.

Evaluasi yang berkelanjutan, kesiapan tenaga pendidik, dan komitmen pemerintah merupakan syarat mutlak agar ide tidak gagal di tataran praktik.

Selain itu, pelibatan masyarakat dan dunia usaha harus menjadi ‘roh’ dari setiap langkah, karena pendidikan bukan proyek teknokratik, melainkan gerakan kultural yang membutuhkan kolaborasi dan kepemilikan bersama.

Baca Juga :  Kampus Berdampak, Uniflor Libatkan Pelaku UMKM di Puncak Acara Dies Natalis ke-45

“Future School” diharapkan tidak hanya menjadi laboratorium teknologi pendidikan, tetapi harus menjadi taman semai nilai kemanusiaan dan kebijaksanaan lokal.

Pendidikan yang transformatif harus mampu memuliakan martabat manusia sambil mempersiapkan generasi menghadapi dunia yang semakin kompleks.

Flores Timur melalui Future School telah mengirim sinyal bahwa transformasi pendidikan tidak harus datang dari pusat kekuasaan, melainkan bisa lahir dari pinggiran dengan gagasan yang bernas dan berdasar filosofis.

Baca Juga :  Setuju Pelantikan Kepala Daerah Tak Serentak Langgar Putusan MK, Wali Kota Makassar: Kan Saya Penggugatnya

Program ini adalah bukti bahwa “masa depan pendidikan” tidak selalu berarti kemajuan digital tetapi bisa berarti penyatuan akar budaya, teknologi, dan semangat kolektif.*

Penulis, adalah Staf Pengajar pada Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende

Berita Terkait

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama
Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Tiba di Kelas dengan Senyuman: Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:30 WITA

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:40 WITA

Tiba di Kelas dengan Senyuman: Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA