ENDE, FLORESPOS.net-Seluruh kecamatan di Kabupaten Ende saat ini tengah mempersiapkan tim untuk mengikuti turnamen sepak bola antar kecamatan, Bupati Ende Cup tahun 2025.
Panitia penyelenggara turnamen ini pun kini sedang mematangkan persiapan menggelar turnamen ini.
Ketua panitia Bupati Ende Cup tahun 2025, Albert Djombu Djen yang juga Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ende kepada Florespos.net, Kamis (3/7/2025) siang menyampaikan kesiapan panitia dan waktu kick off turnamen ini.
Albert mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama pihak keamanan turnamen sepak bola antar kecamatan Bupati Ende Cup tahun 2025 mulai digelar 12 Juli 2025 di Stadion Marilonga.
“Waktu kick off sudah pasti. Turnamen ini wajib diikuti 21 kecamatan di Kabupaten Ende. Pendaftaran ditutup tanggal 5 Juli dan TM akan berlangsung 8 Juli 2025,” katanya.
Albert juga menegaskan bahwa nama turnamen ini sudah ditetapkan yaitu Bupati Ende Cup 2025. Saat ini persiapan yang dilakukan oleh panitia sudah delapan puluh persen.
“Sebelumnya ada simpang siur di media sosial soal nama turnamen, ada yang bilang Ende Baru Cup dan ada yang lain. Sekarang sudah pasti nama turnamen ini adalah Bupati Ende Cup 2025”.
Sehari sebelum kick off akan dilaksanakan pawai keliling bersama mengambil titik star di KM nol jalan Soekarno dan berakhir di Stadion Marilonga.
Pawai ini dimaksud sebagai bagian dari kemeriahan turnamen ini dan juga mau menyampaikan kepada publik Ende bahwa turnamen ini akan segera dihelat.
“H-1 itu ada pawai bersama yang diikuti seluruh peserta. Saat Opening Ceremony ada beberapa suguhan acara dari sanggar Cindy,” katanya.
Panitia menyiapkan total hadia uang sebesar Rp 100 juta yang akan diberikan kepada juara satu hingga peraih juara empat, pemain terbaik, top skor dan tim terbaik.
“Seratus juta itu total hadiahnya. Nanti kita akan putuskan besaran untuk juara satu, dua, tiga dan empat serta uang pembinaan untuk pemain terbaik, tim terbaik dan pencetak gol terbanyak di turnamen ini,”katanya.
Panitia juga sudah memutuskan dan mengonfirmasi ke peserta turnamen ini bahwa hanya bisa menggunakan jasa tiga pemain dari luar Kabupaten Ende.
“Turnamen ini bebas usia dan tim peserta dibatasi hanya bisa gunakan pakai tiga pemain dari luar Ende”.
Pantauan media ini pada satu pekan terakhir beberapa tim sudah menggelar latihan dan uji coba di Stadion Marilonga Ende menjelang penyelenggaraan turnamen ini.
Spirit dan semangat jaga waka nua (jaga gengsi kampung) akan kembali tersaji di Stadion Marilonga. Apakah sang juara bertahan dari Kecamatan Ndona akan mempertahankan gelar atau direbut oleh kecamatan lain dan menjadi kampiun pertama di era kepemimpinan Bupati Yoseph Badeoda dan Wabup Domi Mere.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










