Pemkab Ngada dan BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan dan Beasiswa bagi Ahli Waris Kades Warupele 1 - FloresPos Net

Pemkab Ngada dan BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan dan Beasiswa bagi Ahli Waris Kades Warupele 1

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada, Raymundus Bena dan wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngabu.

Bupati Ngada, Raymundus Bena dan wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngabu.

BAJAWA, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Ngada yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ngada memberikan santunan sebesar Rp128.660.000 kepada Ahli waris Almarhum Bonefasius Ghae, Kepala Desa Warupele 1 yang meninggal dunia akibat ditikam warganya sendiri saat menjalankan tugas beberapa waktu lalu.

Selain santunan BPJS juga memberikan beasiswa  sebesar Rp174.000.000 untuk dua orang anak almarhum.

Perihal Santunan dan beasiswa tersebut disamapikan Bupati Ngada Raymundus Bena dan Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu pada Konferensi Pers dengan sejumlah awak Media, Senin ( 26/5/2025) di Ruang Kerja Wakil Bupati Ngada.

Dalam konferensi pers dimaksud Bupati Ray Bena  berharap, bantuan BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada Ahli waris Almarhum Bonefasius Ghae, Kepala Desa Warupele I yang meninggal dunia akibat ditikam warganya sendiri saat menjalankan tugas tidak dipolitisasi.

Dalam Konferensi Pers yang juga dihadiri Pj Sekda Ngada, Johanes C.Watu Ngebu dan Plt Kabag Prokopim Setda Ngada, Nico Noywuli menurut Bupati Ray Bena, Pemerintah Kabupaten Ngada dan seluruh masyarakat merasa terpukul dan kehilangan salah seorang aparat negara yang berada di struktur pemerintah yang paling bawah yaitu Kepala Desa Warupele I.

Baca Juga :  Jelang Nataru, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Potensi Cuaca Ekstrim Kawasan Wisata Labuan Bajo Flores

Dikatakannya, proses hukum sudah dan sedang dilakukan oleh pihak yang berwenang.

Dirinya mendengar ada sejumlah polemik terkait santunan BPJS Ketenagakerjaan terutama terkait santunan kematian dan beasiswa.

Kata Bupati, nama santunan yang disebut Murni Kasih merupakan kesepakatan antara dirinya dan Wakil Bupati dengan pimpinan Cabang BPJS Ketenagakerjaan yang diizinkan untuk dikreasikan sesuai dengan nama lokal sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati.

“Santunan ini diberikan karena pemerintah mengikutsertakan para kepala desa di Ngada sebagai peserta yang juga dialokasikan dari dana APBD. Ini adalah produk daerah atas inisiasi kepemimpinan kami berdua,” katanya.

Santunan yang diberikan sungguh dapat meringankan beban keluarga di mana dua orang anak mendapat beasiswa hingga selesai kuliah.

Baca Juga :  Turun 1 Digit, Pemkab Manggarai Barat Rencanakan Rp. 78 Miliar Pembiayaan Stunting 2024

Di tempat yang sama Wabup Bernadinus Dhey Ngebu mengatakan, pasca kematian Kepala Desa Warupele I, Kecamatan Inerie yang sangat tragis diharapkan masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikannya.

Dikatakannya bahwa ke depan tidak hanya kepala desa yang mendapat santunan BPJS Ketenagakerjaan, namun sedang dihitung juga untuk para ketua RT karena para ketua RT akan mendapat dan yuran BPJS Ketenagakerjaan diberikan dengan perhitungan besarnya insentif mereka.

Terkait beasiswa yang diberikan kepada dua anak korban, merupakan komitmen BPJS Ketenagakerjaan di mana orang tuanya meninggal akibat penganiayaan berat dan BPJS Ketenagakerjaan membantu beasiswa hingga selesai kuliah. Wabup Berni meminta agar santunan yang diberikan jangan di politisasi.

“Niat baik tidak ada hikmatnya bila dibawa ke ranah politik,” tutupnya. *

Penulis : wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 569 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru