Ia memaparkan, peserta RAT sekitar 400 orang terdiri dari komite, pengurus, manajer dan supervisor serta setiap kantor mengutus 4 sampai 10 anggota.
Jumlah aset saat ini sebesar Rp,2.75 triliun dimana secara jumlahnya besar tapi kalau dibagi per anggota maka setiap anggota tabungannya sekitar Rp 4 juta lebih dan tergolong kecil sebab basis anggotanya Nelayan Tani Ternak dan Buruh (NTTB).
Saat ini Pintu Air telah memiliki 9 unit usaha seperti garam, minyak goreng, air minum kemasan, swalayan,media, alat transportasi, kebun hortikultura yang mana untuk sementara belum mencapai keuntungan maksimal.
“Kita harus menjadi berkat bagi orang lain sebab modal lembaga ini adalah anggota bukan uang,” pungkasnya seraya tersenyum. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










