Pemkab Nagekeo Berencana Turunkan Pengangguran dan Kemiskinan pada 2026 - FloresPos Net

Pemkab Nagekeo Berencana Turunkan Pengangguran dan Kemiskinan pada 2026

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 09:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT memiliki target ambisius untuk menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan pada tahun 2026.

Berdasarkan paparan materi dalam Musrenbangkab Rencana RKPD Kabupaten Nagekeo tahun 2026 yang diperoleh Florespos.net, Rabu (6/5/2025) bahwa tingkat pengangguran di Kabupaten Nagekeo pada tahun 2025 sebesar 2,91 persen, dan pemerintah menargetkan penurunan menjadi 2,15 persen pada tahun 2026.

Sementara itu, tingkat kemiskinan di Kabupaten Nagekeo pada tahun 2024 sebesar 12,30 persen dan target capaian 2025 sebesar 12,02 persen, dan pemerintah menargetkan penurunan menjadi 12 persen pada tahun 2026.

Baca Juga :  PLN Mulai Bangun Jaringan Listrik di Dusun Terpencil Arang, Pulau Adonara

Upaya Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Nagekeo akan melakukan berbagai upaya untuk mencapai target penurunan pengangguran dan kemiskinan, termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan akses ke layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Dampak Positif

Penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Nagekeo, termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial.

Baca Juga :  Kabupaten Nagekeo Masuk Daerah Rawan Bencana 

Pemerintah Kabupaten Nagekeo berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya melalui elaborasi strategi penanggulangan Kemiskinan yakni menurunkan beban pengeluaran masyarakat melalui bantuan sosial dan jaminan sosial.

Peningkatan pendapatan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, dan pengurangan kantong-kantong kemiskinan peningkatkan akses layanan dasar dan konektifitas antar wilayah seperti pembangunan sekolah, faskes, jalan, perumahan.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Willy Aran

Berita Terkait

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit
Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Berita ini 372 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WITA

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA