Foto Makam Paus Fransiskus Dirilis, Setangkai Mawar Putih di Atas Batu Nisan - FloresPos Net

Foto Makam Paus Fransiskus Dirilis, Setangkai Mawar Putih di Atas Batu Nisan

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 09:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setangkai mawar putih terlihat diletakkan di atas makam batu bertuliskan nama Paus Fransiskus.(Tangkapan layar via BBC)

Setangkai mawar putih terlihat diletakkan di atas makam batu bertuliskan nama Paus Fransiskus.(Tangkapan layar via BBC)

VATICAN CITY, FLORESPOS.net-Foto-foto makam Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, Italia, dirilis ke publik, Minggu (27/4/2025).

Di atas makam batu itu, terlihat setangkai mawar putih tergeletak, tepat di bawah sebuah salib yang diterangi lampu sorot. Makam tersebut menampilkan nama yang digunakan Fransiskus selama masa kepausannya.

Ia dimakamkan dalam sebuah upacara setelah misa pemakaman di Lapangan Santo Petrus Vatikan, Sabtu (26/4/2025).

Santa Maria Maggiore adalah salah satu dari empat basilika utama di Roma dan menjadi tempat yang kerap dikunjungi Paus Fransiskus saat masih menjabat sebagai kardinal maupun paus. Gereja ini juga memiliki makna khusus karena merupakan basilika pertama yang didedikasikan untuk Perawan Maria sejak abad ke-4.

Pastor senior Vatikan pernah mengungkapkan kepada media Italia pada 2022 bahwa Paus Fransiskus memang ingin dimakamkan di Santa Maria Maggiore.

Baca Juga :  Kudis Wabahi Mabar, Wabup Weng: Rajin Jemur Kasur

“Ia terinspirasi oleh Perawan Maria,” kata sang pastor saat itu, dikutip dari BBC pada Minggu (27/4/2025).

Antrean umat memberikan penghormatan Sejak Minggu pagi, para pelayat sudah mengantre di luar basilika untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus, yang wafat pada usia 88 tahun, Senin (21/4/2025).

Suasana penuh haru menyelimuti prosesi, dengan ribuan umat Katolik, kepala negara, kepala pemerintahan, dan raja dari berbagai negara turut hadir dalam pemakaman. Kardinal Giovanni Battista Re, yang kini berusia 91 tahun, menyampaikan homili, mengenang warisan Paus Fransiskus.

Ia menekankan pesan utama yang kerap disampaikan Paus, yakni “membangun jembatan, bukan tembok”. Pemakaman ini juga mempertemukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Zelensky menyebut pertemuan tersebut “berpotensi menjadi bersejarah”.

Trump, dalam kesempatan itu, mempertanyakan kesediaan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengakhiri perang di Ukraina, konflik yang selama ini selalu disoroti dan didoakan oleh Paus Fransiskus agar segera berakhir.

Baca Juga :  Doa Terakhir dari Para Kardinal untuk Paus Fransiskus

Ribuan orang iringi prosesi pemakaman Setelah misa pemakaman, peti jenazah Fransiskus dibawa melalui jalan-jalan di Roma dalam prosesi lambat.

Pihak berwenang memperkirakan sekitar 140.000 orang berbaris di sepanjang rute, bertepuk tangan dan melambaikan tangan saat iring-iringan mobil jenazah melewati Sungai Tiber, Colosseum, Forum Romawi, hingga Altare della Patria di Piazza Venezia.

Mobil jenazah Paus Fransiskus, yang merupakan kendaraan kepausan putih yang dialihfungsikan, menjadi pusat perhatian warga dan peziarah.

Dengan berakhirnya masa berkabung, perhatian kini beralih ke pemilihan Paus baru. Tanggal konklaf belum ditetapkan, namun diperkirakan akan dimulai pada 5 atau 6 Mei mendatang.

Sebanyak 135 kardinal dijadwalkan hadir dalam konklaf tersebut, menjadikannya sebagai konklaf terbesar dalam sejarah modern.*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru