Pemkab Manggarai Barat Diminta Aspal Jalan Menuju Lambur - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Diminta Aspal Jalan Menuju Lambur

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 10:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT diminta aspalkan jalan dari dan menuju Lambur Desa Tiwu Nampar Kecamatan Komodo, karena sudah 20 tahun lebih jalur tersebut rusak parah.

Itu disoroti anggota DPRD Mabar, Hasanudin, pada sidang Panitia Khusus (Pansus) LKPj (Laporan keterangan pertanggungjawaban) Bupati Mabar 2024, bertempat di ruang rapat internal DPRD Mabar di Labuan Bajo, Senin (17/3/2025).

Anggota DPRD Mabar yang juga angkat hal yang sama, infrastruktur jalan belum beres di Mabar, antara lain Paskalis Yosep Sudaryo.

Dia minta Pemkab melalu instansi teknis supaya membereskan jalan-jalan lingkungan di Labuan Bajo ibu kota Mabar yang juga sampaikan sekarang masih banyak belum beres, belum  diaspal, tak terkecuali di Desa Nggorang dan Desa Golo Bilas.

Baca Juga :  FGK Maria Assumpta Keuskupan Labuan Bajo Masuk Festival Unggulan TOP Ten 2026 di Indonesia

Yosep Spandi, anggota DPRD Mabar juga menambahkan, jalan usaha tani (JUT) di daerah itu, Mabar, diaspal atas alasan asas manfaat bagi petani dalam rangka peningkatan produksi pertanian bagi petani-petani setempat.

Sidang dipimpin Ketua Pansus LKPj DPRD Mabar, Martinus Mitar, didampingi Sekretaris Pansus Martinus Warus.

Jajaran DPRD Mabar yang hadir antara lain Silverius Sukur, Tarsy Kun, Yopi Widiyanti, dan Antonius Aron disamping Yosep Spandi, Paskalis Yosep Sudaryo, dan Hasanudin.

Baca Juga :  25 Persen Rumah Tangga Labuan Bajo Belum Berlangganan Air

Sedangkan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Mabar antara lain Yosep Suhandi (Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi), Adrianus Ojo (Kadis Kesehatan), Laurensius Halu (Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan), serta Saverinus Kurniadi (Kadis Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman).

Terkait suara Hasanudin, Spandi dan Sudaryo, Kadis terkait Spandi, Halu dan Kurniadi tidak bersuara, kecuali angguk-angguk dan catat-catat buku (Kadis Spandi) dan menulis di laptop (Kadis Kurniadi). *

Editor : Andre Durung

Sumber Berita : Wentho Eliando

Berita Terkait

Final Soekarno Cup GP VBC Vs Lintas Lio, Antara Sahabat dan Lawan
Fista Resmikan PAUD Tunas Bangsa di Desa Bura Bekor, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Sambut HUT RI ke-81, Disarpus Sikka Gelar Lomba Bertutur Guna Perkuat Literasi Generasi Muda
Aktivis di Ende Sebut Hukum Hanya Tajam di Jakarta Tetapi Tumpul di Daerah
Ikatan Guru Agama Tegaskan Jangan Jadikan Kantor Kemenag Sikka Seolah-Olah Rumah Pribadi
Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka
PGRI Sikka Kecam Perlakuan Staf Kantor Kemenag Sikka yang Lontarkan Perkataan Monyet Kepada Guru Agama
Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:32 WITA

Final Soekarno Cup GP VBC Vs Lintas Lio, Antara Sahabat dan Lawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Fista Resmikan PAUD Tunas Bangsa di Desa Bura Bekor, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:17 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Disarpus Sikka Gelar Lomba Bertutur Guna Perkuat Literasi Generasi Muda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Aktivis di Ende Sebut Hukum Hanya Tajam di Jakarta Tetapi Tumpul di Daerah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:57 WITA

Ikatan Guru Agama Tegaskan Jangan Jadikan Kantor Kemenag Sikka Seolah-Olah Rumah Pribadi

Berita Terbaru